Mencegah Penyakit AIDS Sejak Dini

Penyakit AIDS merupakan salah satu penyakit mematikan yang sejak dulu hingga kini belum ditemukan obatnya. AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immune Deficieny Syndrome merupakan kumpulan gejala dan penyakit yang disebabkan oleh virus HIV yang mengakibatkan kerusakan sistem kekebalan tubuh. Menurut beberapa para ahli, AIDS berasal dari dataran Afrika tepatnya di daerah Sub-Sahara. Penyakit ini kemudian meluas ke seluruh dunia dan telah menjadi wabah. Sebuah data yang dikeluarkan oleh UNAIDS yang bekerjasama dengan Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan fakta yang cukup mengejutkan yakni sekitar 25 juta orang meninggal dunia akibat AIDS sejak 5 Juni 1981 dan jumlahnya terus meningkat. Di Indonesia sendiri pengidap AIDS mencapai 690 ribu jiwa sampai tahun 2015.

Virus HIV penyebab AIDS berkembang dalam tubuh dan menyerang sel darah putih. Sel darah putih berfungsi melawan berbagai penyakit dan merupakan komponen penting dalam sistem kekebalan tubuh. Jika virus HIV menyerang sel darah putih (CD4) maka penderitanya akan mengalami penurunan daya tahan tubuh sehingga rentan terhadap berbagai penyakit baik yang ringan hingga berat. Ketika sel darah putih sudah rusak, maka berbagai penyakit akan diderita oleh si pengidap sehingga nantinya kumpulan penyakit tersebut dinamakan dengan AIDS.

AIDS merupakan penyakit menular. Di masyarakat sendiri, ODHA (orang dengan HIV/AIDS) sering dikucilkan karena ada anggapan bahwa melakukan kontak secara langsung, misal berjabat tangan atau berpelukan akan menularkan penyakit tersebut kepada orang lain. Hal ini merupakan anggapan yang salah. Penyakit AIDS menular melalui hubungan seksual seperti bercampurnya air mani, darah menstruasi, melakukan anal sex, transfusi darah dari jarum suntik yang tidak steril dan air susu ibu (ASI). Adapun air liur, bersin, berbagi peralatan alat mandi tidak menularkan penyakit ini, akan tetapi jika orang tersebut memiliki luka dan melakukan kontak seperti berliur, air liur yang jatuh ke luka tersebut akan menularkan virus tersebut. Umumnya gejala awal dari HIV/AIDS dapat diketahui dengan beberapa tanda seperti:

  1. Tenggorokan sakit dan perih
  2. Demam
  3. Diare
  4. Penurunan berat badan
  5. Mengalami kelelahan yang tidak wajar
  6. Nyeri otot dan sendi
  7. Pembengkakan pada noda limfa
  8. Muncul ruam kemerahan di beberapa bagian tubuh yang terasa gatal

Meskipun belum ditemukan obatnya, namun para ahli terus melakukan penelitian terhadap beberapa objek yang diklaim dapat mematikan virus HIV dan menyembuhkan AIDS seperti tokek. Namun, penggunaan tokek sebagai obat HIV/AIDS masih perlu dikaji lebih lanjut karena sampai hari ini belum ada data resmi yang valid mengenai zat yang terdapat dalam tubuh tokek dapat menyembuhkan AIDS. Sambil menunggu penemuan teknologi medis yang mampu menyembuhkan AIDS, Anda bisa mencegahnya dengan tidak melakukan hubungan seks secara hebas, hindari menggunakan obat-obatan terlarang seperti jarum suntik, perhatikan jarum suntik yang digunakan untuk transfusi darah, tindik dan tato dan semuanya harus steril, sehingga Anda dapat terhindar dari penyakit mematikan ini.

 Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *