Waktu Tepat Mengecek Kandungan Gula Darah

Waktu Tepat Mengecek Kandungan Gula Darah

admin No Comments
Waktu Tepat Mengecek Kandungan Gula Darah

Jika kita memiliki riwayat keluarga yang menderita diabetes, maka mau tidak mau kita harus menjaga kondisi kesehatan dengan baik agar tidak mudah terkena penyakit ini. Tak hanya menjaga pola makan dan rajin berolahraga, pakar kesehatan menyarankan kita harus rutin mengecek kadar gula dalam darah.

Diabetes adalah penyakit yang tidak bisa diobati, namun bisa dikendalikan asalkan penderitanya mampu mengatur kadar gula darahnya berada dalam kondisi normal. Hanya saja, di dalam tubuh penderita diabetes biasanya mengalami masalah gangguan produksi insulin yang tentu bisa berimbas pada melonjaknya kadar gula darah jika mereka mengonsumsi makanan kaya kalori atau gula.

Dengan mengecek kadar gula darah secara teratur, maka penderita diabetes tahu kondisi kadar gula darahnya sehingga bisa mengatur pola makan atau gaya hidup dengan tepat demi mencegah datangnya komplikasi.

Menurut pakar kesehatan, penderita diabetes tipe 1 sebaiknya melakukan pengecekan kadar gula darah dalam tubuhnya sebanyak 10 kali dalam sehari. Tes ini bisa dilakukan sebelum makan, mengonsumsi camilan, sebelum dan usai berolahraga, sebelum tidur, dan saat terbangun di tengah-tengah waktu tidur. Sementara itu, penderita diabetes tipe 2 disarankan melakukan pengecekan kadar gula darah beberapa kali dalam sehari, khususnya saat bangun tidur, sebelum tidur, dan sebelum serta sesudah makan.

Bagi penderita diabetes yang mengalami hipoglikemia, tes gula darah dilakukan sebelum mengemudi, melakukan aktivitas fisik yang cukup berat, dan melakukan berbagai hal yang membutuhkan konsentrasi tinggi.

Dengan melakukan pengecekan kadar gula darah dengan rutin, maka kita bisa mencegah datangnya kondisi seperti hipoglikemia, hiperglikemia, atau efek-efek buruk lain dari kondisi diabetes.

Ini Obat Alami Untuk Pendeita Batuk Kering

admin No Comments
Ini Obat Alami Untuk Pendeita Batuk Kering

Pada dasarnya, terdapat dua jenis batuk yang bisa dialami oleh banyak orang. Pertama adalah batu berdahak dan yang kedua adalah batuk kering. Pengobatan untuk dua jenis batuk berbeda. Beberapa obat yang beredar di pasaran adalah obat yang umumnya digunakan untuk penanganan batuk berdahak. Lalu, bagaimana cara mengobati batuk kering?

Batuk kering sendiri cenderung tidak memproduksi dahak yang banyak sehingga bisa membuat tenggorokan Anda sangat tidak nyaman, teriritasi, dan terasa sangat sakit. Karena alasan inilah meskipun batuk kering tidak mengeluarkan dahak, ada baiknya kita segera mengobatinya.

Meski obat batuk kering dapat Anda dapatkan di apotek, Anda bisa menggunakan bahan-bahan alami. Salah satu obat batuk kering alami yang bisa Anda coba adalah madu dan susu. Madu dan susu adalah obat batuk kering alami yang mudah didapatkan. Cukup hanya dengan satu sendok teh madu dan satu gelas susu yang masih panas, hal itu dipercaya mampu mengobati batuk kering yang Anda alami. Minumlah kedua bahan tersebut secara bersamaan sebelum tidur.

Tenggorokan yang teriritasi akan terasa gatal sehingga membuat Anda ingin batuk. Dengan mengonsumsi madu hal itu dapat membantu mengurangi iritasi tenggorokan. Tekstur wax pada madu adalah faktor yang dapat melembapkan, menenangkan, serta mengurangi iritasi tenggorokan.

Selain itu, obat batuk kering alami ini memiliki sifat anti inflamasi dan membuat saluran pernapasan menjadi lebih nyaman. Bahkan, minuman ini tidak akan memberikan efek samping bagi kesehatan tubuh dan justru akan membuat sistem kekebalan tubuh meningkat dan batuk pun akan segera mereda.

Penyebab Batuk Kering

Beberapa penyebab batuk kering, antara lain:

  • Infeksi virus

Virus menyebabkan seseorang terserang pilek dan menjadi penyebab batuk berdahak. Namun pada beberapa orang, batuknya mengalami perubahan menjadi batuk kering. Kondisi ini disebut batuk pacsa dingin, di mana gejalanya akan berlangsung lama dan menandakan adanya iritasi di saluran pernapasan.

  • Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau asam lambung

Batuk kering juga terjadi akibat kadar asam lambung yang meningkat. Batuk kering pada umumnya berlangsung selama delapan minggu atau lebih. Menurut sebuah penelitian, sebanyak 25 persen kejadian batuk kronis disebabkan oleh GERD.

Bahkan, 75 persen di antaranya tidak mengalami gejala penyakit asam lambung sama sekali. Kondisi inilah yang menyebabkan banyak orang tidak menyadari bahwa batuk yang tak kunjung sembuh tersebut ternyata diakibatkan oleh naiknya asam lambung.

Hingga saat ini memang belum diketahui secara pasti mengapa seseorang menjadi lebih sering batuk saat asam lambungnya naik. Meski demikian, hal ini diduga karena dua penyebab, yaitu bentuk refleks saat asam lambung naik ke kerongkongan dan kondisi refluks laringofaring (LPR).

  • Penyakit jangka panjang

Penyakit jangka panjang yang bisa menjadi penyebab batuk kering adalah asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), atau bronkitis kronis.

Penanganan Batuk Kering

Cara menghilangkan batuk kering yang dapat dengan mudah dilakukan adalah dengan berkumur air hangat yang sudah dicampurkan garam dengan posisi kepala ditengadahkan ke atas

Lakukan kumur-kumur air garam hangat ini pada saat tenggorokan Anda terasa tidak nyaman atau bisa dilakukan sebelum tidur.

Ketika batuk kering melanda, Anda juga bisa mengisap permen yang mengandung mentol. Senyawa ini diperoleh dari daun mint yang berdampak menenangkan bagian belakang tenggorokan. Senyawa ini pula yang membantu meredakan batuk.

Minum Es Teh Setelah Makan Picu Penyakit ini

admin No Comments
Minum Es Teh Setelah Makan Picu Penyakit ini

Kebanyakan masyarakat Indonesia akan memilih untuk minum es teh setelah makan. Biasanya, minuman ini menjadi pilihan utama saat kita makan di restoran atau tempat makan lainnya. Jika biasanya kita hanya mendengar kabar yang menyebutkan bahwa minum teh setelah makan bisa menyebabkan gangguan pencernaan, pakar kesehatan juga menyebutkan bahwa sering melakukannya bisa menyebabkan datangnya penyakit, tepatnya anemia.

Jika kita langsung minum teh setelah makan, maka kandungan bernama asam fitat di dalamnya akan membut proses penyerapan zat besi dari makanan yang kita konsumsi terganggu. Asam ini akan menginkat mineral besi, seng, dan magnesium. Padahal, mineral-mineral ini sangatlah penting bagi kesehatan tubuh sehingga jika kita tidak mendapatkannya dengan cukup, risiko untuk terkena anemia pun meningkat.

Sebagai informasi, zat besi bisa diklasifikasikan menjadi dua, yakni zat besi heme dan non heme. Zat besi heme berasal dari bahan makanan hewani sementara zat besi non heme berasal dari makanan bati. Zat besi heme cenderung diserap dua kali lebih banyak oleh tubuh dibandingkan dengan zat besi non heme.

Jika sampai kita kekurangan kandungan zat besi heme ini, maka kita pun akan lebih mudah untuk terkena anemia. Padahal, sudah menjadi rahasia umum jika anemia akan membuat kita kurang bertenaga untuk melakukan berbagai aktivitas.

Tak hanya memberikan jeda sekitar 2 jam antara waktu makan dan minum teh, pakar kesehatan juga menyarankan kita untuk memperbanyak asupan buah-buahan atau sayuran yang kaya akan vitamin C demi membantu proses penyerapan zat besi sehingga kita pun tidak mudah terkena anemia.

Penderita Diabetes Dapat Konsumsi Roti Ini

admin No Comments
Penderita Diabetes Dapat Konsumsi Roti Ini

Roti termasuk dalam makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita diabetes. Sebagaimana nasi, roti dianggap sebagai makanan dengan kadar indeks glikemik yang tinggi sehingga dikhawatirkan bisa memicu lonjakan gula darah. Padahal, jika sampai kadar gula darah melonjak tak terkendali, maka risiko untuk terkena komplikasi akan meningkat.

Dilansir dari Medical Daily, ternyata ada beberapa jenis roti yang masih aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Salah satunya adalah roti gandum. Roti ini kaya akan kandungan serat yang cenderung tidak mudah dicerna oleh tubuh. Hal ini akan membantu tubuh merasa kenyang dalam waktu yang lebih lama setelah mengonsumsinya.

Roti gandum utuh ternyata juga akan menghambat kenaikan kadar gula darah setelah makan. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan serat larut di dalamnya. Hanya saja, meskipun sangat baik bagi penderita diabetes, roti gandum juga memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi sehingga ada baiknya kita tidak mengonsumsinya dengan berlebihan.

Roti jenis lainnya yang terbuat dari bahan biji-bijian seperti gandum utuh, quinoa, hingga beras merah juga sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi. Berbeda dengan roti pada umumnya yang terbuat dari bahan tepung putih, roti yang terbuat dari bahan biji-bijian ini kaya akan serat, seng, vitamin E, dan protein yang sangat menyehatkan.

Roti lain yang direkomendasikan bagi penderita diabetes adalah roti tortilla. Roti yang berbentuk pipih ini dibuat dari jagung giling dan dibuat tanpa memakai proses ragi. Tortilla juga kini bisa ditemukan dari bahan sehat lainnya seperti kedelai atau gandum. Satu hal yang pasti, makan tortilla tidak akan mudah meningkatkan lonjakan kadar gula darah dengan cepat.

Makan Sembarangan Dapat Sebebkan Kanker Perut

admin No Comments
Makan Sembarangan Dapat Sebebkan Kanker Perut

Masih banyak orang yang menyepelekan pola makan yang sehat. Padahal, hal ini bisa berpengaruh besar bagi kondisi kesehatan tubuh. Sebagai contoh, salah seorang pria berusia 28 tahun benama Wong dari Jiangsu, Tiongkok, dikabarkan terkena kanker perut hanya gara-gara menerapkan pola makan yang sangat buruk.

Dilansir dari World of Buzz, Wong adalah pekerja keras sejak lulus kuliah 5 tahun lalu. Sayangnya, kesibukannya yang luar biasa membuatnya tidak pernah makan tepat waktu dan cenderung lebih sering mengonsumsi makanan cepat saji. Ayah Wong juga menyebut sang pria sering tidur larut malam demi keluar bersama dengan teman-temannya dan melakukan wisata kuliner.

“Kami sudah berkali-kali meminta Wong menjaga pola makannya, tapi Ia tidak mau mendengarkan. Sekarang, semuanya sudah terlambat,” ucap ayah Wong.

Enam bulan lalu, Wong mengalami gangguan pencernaan seperti nyeri perut dan perut kembung. Sayangnya, Wong menyepelekannya dan menganggapnya sebagai gangguan pencernaan biasa. Sayangnya, masalah kesehatan pada perutnya menjadi semakin parah. Saat itulah Wong akhirnya memeriksakan kondisi kesehatannya ke Jiangsu Cancer Hospital dan didiagnosis terkena kanker perut yang sudah sangat parah.

Lu Jianwei, salah satu dokter dari Jiangsu Cancer Hospital menyebutkan bahwa pasien kanker perut cenderung semakin muda dalam beberapa tahun terakhir. Lima bulan lalu, dr. Lu bahkan sempat menemukan pasien kanker yang berusia 25 tahun. Penyebab dari hal ini kebanyakan adalah pola makan yang tidak sehat, tidur larut malam, dan sering mengalami stres, berbagai hal yang cenderung sering dialami masyarakat modern.

Makan Pedas Dapat Picu Sakit Perut

admin No Comments
Makan Pedas Dapat Picu Sakit Perut

Meskipun dianggap bisa membuat kenikmatan makan bertambah, banyak orang yang menyebut makanan pedas juga bisa memicu sakit perut. Bahkan, ada yang sampai mengalami diare akibat hal ini. Sebenarnya, bagaimana cara makanan pedas bisa memicu sakit perut?

Penyebab utama dari sensasi sakit perut ini tentu saja adalah cabai yang merupakan bahan utama dari makanan pedas yang kita konsumsi. Di dalam cabai terdapat senyawa yang bernama capsaicin. Meskipun dikenal luas baik bagi kesehatan, capsaicin mampu merangsang produksi lendir di dalam jantung. Jika hal ini terjadi, maka lambung pun akan lebih mudah mengalami iritasi yang berimbas pada munculnya sakit perut.

Keberadaan lendir yang diproduksi akibat adanya capsaicin ini ternyata juga mempengaruhi produksi kotoran hasil pencernaan makanan. Kotoran ini cenderung lebih cair dan menyebabkan diare. Yang menjadi masalah adalah, sensasi pedas dan panas dari cabai ini ternyata bisa masih bertahan hingga ke proses pembentukan kotoran. Hal inilah yang membuat kita merasakan sensasi ini saat buang air besar.

Yang tidak banyak orang ketahui adalah, anus kita ternyata memiliki kesamaan struktur biologis dengan mulut, tepatnya dalam hal sama-sama memiliki reseptor saraf TRPV1 yang sangat sensitif jika terpapar senyawa kimia capsaicin yang bisa menyebabkan sensasi panas dan pedas. Meski kandungan ini ada yang dimetabolisme oleh hati, masih ada sebagian capsaicin yang terus melaju hingga ke usus besar dan bisa memicu sensasi panas dan pedas saat buang air besar.

Jika kita sampai mengalami sensasi ini dan merasa tidak nyaman, pakar kesehatan menyarankan kita untuk membersihkan anus dengan memakai air hangat dan sabun demi menghilangkan sensasi tersebut dengan efektif.

Makanan Inilah Yang Sering Sebabkan Cacingan

admin No Comments
Makanan Inilah Yang Sering Sebabkan Cacingan

Salah satu penyakit pencernaan yang paling sering menyerang masyarakat Indonesia adalah cacingan. Penyakit ini identik dengan anak-anak karena memang dalam realitanya korbannya seringkali adalah mereka, namun kondisi ini juga bisa menyerang orang dewasa.

Cacingan bisa membuat tubuh tidak lagi mendapatkan nutrisi dari makanan dengan cukup. Alih-alih diserap dan dijadikan sumber energi bagi berbagai sistem dan fungsi yang ada dalam tubuh, makanan justru dikonsumsi oleh cacing yang bersarang di dalam tubuh kita. Yang menjadi masalah adalah, bisa jadi cacing-cacing ini berkeliaran hingga mencapai berbagai organ tubuh lainnya dan memicu masalah kesehatan lain yang tidak bisa disepelekan.

Salah satu makanan yang menjadi biang kerok utama penyakit cacingan adalah daging babi. Memang, sebagian besar masyarakat Indonesia tidak mengonsumsi daging ini karena faktor kepercayaan, namun dalam realitanya daging ini masih bisa dengan mudah ditemukan di pasaran karena penggemarnya cukup banyak.

Jika Anda adalah salah satu orang yang menggemari daging babi, ada baiknya Anda mewaspadai risiko terkena infeksi cacing pita. Cacing yang bisa menyerang usus ini bisa memicu menurunnya nafsu makan dengan drastis, kram perut yang sangat parah, hingga menurunnya berat badan. Pastikan bahwa daging babi yang dikonsumsi harus benar-benar sudah dimasak hingga matang sehingga berbagai parasit yang bisa saja ada di dalamnya mati.

Daging lain yang bisa saja menyebabkan cacingan adalah daging sapi. Hanya saja, risikonya cenderung lebih rendah jika dibandingkan dengan mengonsumsi daging babi. Asalkan daging sapi dimasak hingga benar-benar matang, maka kita pun bisa mencegah datangnya masalah cacingan.

Selain mengonsumsi daging babi, kebiasaan malas mencuci tangan sebelum makan ternyata juga bisa memicu datangnya penyakit ini, apalagi jika kita sering memegang benda-benda yang kotor sebelumnya.

Dampak Kolesterol Dalam Sistem Tubuh

admin No Comments
Dampak Kolesterol Dalam Sistem Tubuh

Kolesterol tinggi seringkali dianggap hanya akan memberikan efek buruk bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Padahal, ada banyak sekali sistem yang ada di dalam tubuh yang akan terkena dampak buruk akibat kondisi ini. Sistem mana sajakah yang mengalami efek buruk ini?

Sebagaimana kita ketahui, sistem kardiovaskular atau peredaran darah mengalami efek paling buruk akibat kolesterol tinggi. Jika sampai kolesterol menumpuk di pembuluh darah arteri, maka pembuluh darah juga bisa mengalami pengerasan sehingga kehilangan kelenturannya.

Dalam dunia medis, kondisi ini disebut sebagai aterosklerosis. Yang menjadi masalah adalah, hal ini berpengaruh besar pada meningkatnya kinerja jantung dan terganggunya aliran darah. Hal inilah yang akhirnya bisa memicu serangan jantung atau stroke.

Kolesterol tinggi juga bisa mempengaruhi sistem endrokrin tubuh. Padahal, sistem endokrin tubuh berpengaruh besar pada produksi hormon estrogen, testosterone, dan kortisol. Jika sampai keseimbangan hormon terganggu, maka kondisi ini bisa meningkatkan risiko terkena masalah kesehatan tertentu, termasuk penyakit kanker.

Kolesterol tinggi juga akan memicu gangguan pada sistem saraf. Tanpa kita sadari, di dalam otak kita memiliki kandungan kolesterol cukup banyak demi membantu fungsinya. Sayangnya, jika sampai kadar kolesterol dalam tubuh berlebihan, maka beberapa bagian otak, khususnya yang mengatur daya ingat, gerakan, dan berbagai fungsi lainnya bisa mengalami gangguan.

Kadar kolesterol yang berlebihan juga bisa mengganggu sistem pencernaan. Sebagai informasi, kolesterol memiliki peran dalam memproduksi zat empedu, zat yang berfungsi untuk proses pencernaan makanan. Jika empedu memiliki kolesterol terlalu banyak, maka risiko terkena masalah batu empedu pun meningkat.

Ternyata, ada banyak sekali dampak buruk dari kolesterol tinggi bagi kesehatan tubuh. Karena alasan inilah ada baiknya kita menjaga kadar kolesterol tetap normal.

Alzheimer Dapat Disebabkan Oleh Hipertensi

admin No Comments
Alzheimer Dapat Disebabkan Oleh Hipertensi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi tak hanya akan meningkatkan risiko terkena penyakit jantung atau stroke, melainkan juga bisa meningkatkan risiko terkena Alzheimer. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Sebagaimana kita ketahui, Alzheimer adalah penyakit yang bisa memicu gangguan daya ingat yang sangat parah, khususnya di usia tua. Menurut Alzheimer’s Society, disebutkan bahwa mereka yang sudah mengalami hipertensi di usia muda cenderung mengalami risiko lebih besar terkena demensia atau Alzheimer, tepatnya demensia vascular.

World Alzheimer Report tahun 2014 menyebutkan bahwa terdapat sebuah penelitian yang membuktikan hal ini. Dalam penelitian ini, sekelompok partisipan dengan usia 15-40 tahun dicek kondisi kesehatannya sejak usia muda, khususnya kondisi tekanan darahnya. Hasilnya adalah, mereka yang sudah mengalami hipertensi di usia muda memang lebih rentan terkena Alzheimer atau demensia.

Sebagai informasi, demensia vascular disebabkan oleh rusaknya pembuluh darah di otak dan membuat sel-sel di dalam otak tidak mampu mendapatkan oksigen dan berbagai nutrisi dengan cukup. Selain itu, ketegangan di pembuluh darah arteri bisa memicu penyumbatan pembuluh darah. Hal ini bisa memicu stroke pada pembuluh darah arteri di dalam otak. Padahal, sudah menjadi rahasia umum jika stroke bisa memicu gangguan pada memori atau bahkan kemampuan dalam mengendalikan gerakan tubuh.

Karena alasan inilah ada baiknya kita menjaga tekanan darah tetap dalam kondisi yang normal dengan cara menjaga pola makan tetap sehat, berolahraga secara teratur, tidur cukup, dan mengendalikan stres dengan baik meski setiap hari kita disibukkan dengan berbagai aktivitas. Dengan tekanan darah yang normal, maka kita pun tidak akan mengalami gangguan memori di usia tua.

Pengaruh Emping Untuk Penderita Asam Urat

admin No Comments
Pengaruh Emping Untuk Penderita Asam Urat

Asam urat adalah salah satu masalah kesehatan yang cukup merepotkan penderitanya. Bagaimana tidak, jika sampai penyakit ini kambuh, maka persendian akan terasa nyeri dan sulit untuk digerakkan. Hal ini tentu akan membuat penderitanya kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari, bukan?

Demi mencegah datangnya asam urat, pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidak mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan purin, kandungan yang disebut-sebut menjadi penyebab utama dari penyakit ini. Beberapa jenis makanan tersebut adalah jeroan, daging merah, dan beberapa jenis makanan laut. Selain itu, banyak orang yang menyebut emping, salah satu camilan tradisional yang digemari masyarakat Indonesia, juga menjadi penyebab datangnya asam urat.

Emping terbuat dari biji melinjo yang dipukul-pukul sehingga bentuknya menjadi lebih gepeng. Emping biasanya diolah dengan minyak yang kaya akan lemak jahat. Karena adanya kandungan lemak jahat inilah emping sangat tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita asam urat. Di dalam emping juga terdapat kandungan purin yang cukup tinggi. Mengonsumsi emping satu porsi purin sebanyak 100 gram saja sudah cukup untuk membuat kita menelan sekitar 150-800 mg purin. Jumlah ini tentu sangat banyak, bukan?

Jika kita mengonsumsi purin, maka sistem pencernaan akan segera meresponsnya dengan memproduksi asam urat yang akan mengendap di persendian. Karena alasan inilah, ada baiknya penderita asam urat tidak mengonsumsi emping. Kita juga sebaiknya tidak sering-sering mengonsumsinya demi mencegah datangnya penyakit ini meskipun emping memang asyik untuk terus dikunyah.

Selain menghindari emping dan makanan kaya purin lainnya, pakar kesehatan menyarankan kita untuk rajin berolahraga sehingga tubuh pun bisa melakukan proses pembuangan asam urat secara alami dengan lebih baik sehingga kita pun tidak akan mudah terkena asam urat.