Kenali Gejala Penyakit Leukemia & Pengobatannya

Kenali Gejala Penyakit Leukemia & Pengobatannya

admin No Comments
Kenali Gejala Penyakit Leukemia & Pengobatannya

Kenali Gejala Penyakit Leukemia & Pengobatannya

Kisah nyata mengenai penyakit Leukemia yang diderita oleh Shakira Auru putri semata mayang artis atau penyanyi Denada yang masih berusia lima tahun.

Dalam berita curhatan Denada melalui program acara “Rumpi No Secret” yang secara Live dibawakan oleh Feni Rose. Kisah pilu Denada yang melihat putrinya menjadi seorang pahlawan dan berusaha kuat melawan penyakitnya tersebut.

Lantas Leukimia itu apa ?

Leukemia adalah kanker sel darah yang memburuk. Pasien yang menderita penyakit ini akan memproduksi sel darah putih yang belum matang dalam jumlah besar, sehingga mencegah sel darah untuk melakukan tugas mereka

Ingat kondisi ini rentan sekali pada anak-anak atau orang dewasa diatas 20 tahun. Mereka yang berusia diatas 20 tahun memiliki hasil perawatan (prognosa) yang lebih baik.

Penyebab Kanker Leukemia

Sel darah yang paling berpengaruh adalah Sel Darah Putih. Oleh sebab itu penyakit Leukimia disebut dengan penyakit sel darah putih atau kanker darah putih.

Penyakit Kanker Leukemia ini disebabkan oleh terlalu banyaknya sel darah putih di dalam tubuh dan berkembang secara abnormal/

Gejala Kanker Leukemia

  • Hilangnya berat badan tanpa alasan
  • Berkurangnya selera makan
  • Keletihan
  • Berkeringat saat malam hari
  • Infeksi yang terjadi beberapa kali
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Demam
  • Kekurangan sel darah merah atau Anemia
  • Memar
  • Nyeri tulang atau sendi
  • Pembengkakan hati atau limpa
  • Merah atau ungu pada kulit

Pengobatan Penyakit Leukemia

Jika anda di diagnosa menderita penyakit Kanker Darah atau Kanker Leukemia langkah sigap pertama adalah menghubungi dokter. Konsultasikan keluh kesah yang anda rasakan. Dokter akan melakukan tes darah untuk mendeteksi infeksi atau tidaknya.

Para penderita kanker darah kemudian akan dirujuk untuk menemui seorang ahli kanker (onkolog) untuk pemeriksaan dan pengobatan lanjutan. Sementara itu, anak-anak dirujuk untuk menemui onkolog untuk anak-anak.

Untuk saat ini jika menderita penyakit Kanker Leukemia dapat melalui dengan lima pengobatan :

  1. Kemoterapi
  2. Terapi Radiasi
  3. Terapi Khusus
  4. Terapi Sel Induk

Alergi Kulit Mengelupas Ketika Menggunakan Sabun Wajah

admin No Comments
Alergi Kulit Mengelupas Ketika Menggunakan Sabun Wajah

Alergi Kulit Mengelupas Ketika Menggunakan Sabun Wajah

Pernahkah anda mengalami ketidakcocokan ketika menggunakan sabun wajah ? Contoh nya ketika anda selesai menggunakan sabun cuci wajah mulai dari toner hingga facial wash namun hasilnya tidak maksimal ? Ada iritasi yang mengakibatkan wajah/ kulit mengelupas ?

Mungkin kondisi iritasi kulit yang di alami lantaran salah satu kandungan produk perawatan wajah yang anda gunakan tidak cocok dengan kulit anda oleh sebab itu anda mengalami kondisi :

  • Alergi kulit karena penggunaan krim, sabun wajah, lotion.
  • Ada Efek kulit yang terbakar sinar matahari, bila Anda beraktivitas di luar ruangan tanpa menggunakan tabir surya / moisturizer yang baik dan dengan cara yang benar.
  • Kondisi kulit kering yang muncul karena kondisi medis tertentu, masalah hormonal.
  • Efek samping obat tertentu yang dapat mempengaruhi kondisi kulit

Ingat bila hal itu terjadi secara berkala atau lebih dari 3 hari sebaiknya anda memeriksakan diri ke Dokter Spesialis Kulit. Usahakan tidak menggunakan krim atau apapun yang di aplikasi ke bagian tubuh / wajah anda. Biarkan kulit istirahat sementara untuk beberapa waktu.

Berikut adalah beberapa cara merawat dan meremajakan kulit selama di rumah, sebaiknya lakukan langkah berikut :

  • Untuk sementara waktu, sebaiknya Anda menghentikan pemakaian semua jenis produk kosmetik. Gunakan pembersih wajah dan moisturizer kulit khusus untuk kulit wajah sensitif dan sedang iritasi. Biasanya produk perawatan wajah jenis ini dijual bebas di apotik, produk biasanya tidak mengandung pewarna dan pewangi.
  • Cukup bersihkan wajah Anda 2x saja sehari menggunakan air dingin (agar lebih fresh untuk kulit), hindari menggosok atau mengusap kulit. Tepuk-tepuk lembut kulit wajah Anda saat mengeringkannya. Cara ini akan membantu kelembaban kulit terjaga dengan baik.
  • Untuk mengurangi rasa perih dan kemerahan di wajah, Anda boleh mengompres dingin wajah selama 15 menit, 3 sampai 4x sehari. Pastikan handuk bersih dan air yang Anda gunakan adalah air minum.
  • Tabir surya wajib digunakan setiap pagi antara jam 9 sampai jam 4 sore. Pilihlah tabir surya yang sesuai jenis kulit Anda, dan usahakan dalam menggunakan dengan cara yang benar.
  • Konsumsi air minum dalam jumlah yang cukup.

Penyebab Mual, Sesak Napas dan Lemas dan Cara Mengatasinya

admin No Comments
Penyebab Mual, Sesak Napas dan Lemas dan Cara Mengatasinya

Penyebab Mual, Sesak Napas dan Lemas dan Cara Mengatasinya

Apakah anda pernah merasa mual, sesaka napas, lemas bahkan pusing kepala ? Hal ini banyak terjadi kepada seseorang dalam kehidupan sehari-harinya. Lalu apa penyebab utama yang mendasari penyakit itu datang ?

Kondisi mual seperti yang dirasakan hingga muntah dan sesak napas disebabkan oleh adanya gangguan di saluran cerna, paru-paru, saluran napas bagian atas dan jantung. Kondisi ini dipengaruhi oleh banyak faktor tentunya :

  1. Sakit Maag
    Rentannya sakit ini terjadi kebanyak dengan kondisi sakit maag yang disertai dengan peningkatan asam lambung terlalu tinggi yang mengakibatkan asam lambung tersebut nai ke atas sehingga menyebabkan dada anda terasa tidak enak , sesak napas atau sakit di dada. Kondisi asam lambung meningkat menyebabkan anda akan mual, dan badan anda terasa lemas, nyeri dan tidak nyaman dengan kondisi perut.
  2. Gangguan di Paru-paru
    Untuk kondisi asma dapat saja terjadi pada anda. Hal ini di dasari pada kurangnya oksigen di dalam paru-paru anda mengakibatkan anda lemas. Kondisi lainnya dari gangguan paru-paru adalah infeksi pneumonia, dan tuberkulosis.
  3. Gangguan di Jantung
    Penyakit jantung juga bisa mengakibatkan dada anda terasa sakit dan sangat menyesak. Hal ini juga dapat berpengaruh rasa mual dan keringet dingin akibat rasa nyeri pada tubuh anda yang cukup kuat.
  4. Riwayat Trauma
    Jika anda pernah mengalami cedera atau trauma ini juga dapat mengakibatkan dada dan perut anda mengalami gangguan organ secara langsung. Meskipun sudah pernah melakukan penyembuhan namun tidak akan sempurna seperti semula.

Untuk memastikan kondisi pada diri Anda, disarankan Anda memeriksa kan diri kedokter secara langsung agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik terkait, dan pemeriksaan penunjang apabila memang diperlukan. berikut ini beberapa saran untuk Anda adalah

  • Usahakan makan tepat waktu
  • Hindari makanan pedas dan sama
  • Hindari konsumsi kopi
  • Usahakan tidak tidur sehabis makan, berikan jarak minimal 3 jam setelah makan baru tidur
  • Berolah raga rutin

Akibat Timbulnya Jenis Diare Terhadap Anak

admin No Comments
Akibat Timbulnya Jenis Diare Terhadap Anak

Akibat Timbulnya Jenis Diare Terhadap Anak

Jenis penyakit ini biasanya banyak sekali yang terkena jenis penyakit, akan tetapi anda juga harus mengetahui tentang jenis penyakit Diare ini berasal dari apa, dan type jenis Diare apa saja. Nah anda akan harus benar – benar menjaga keluarga anda dengan sebaik mungkin agar tidak tejradi serag Diare terhadap keluarga anda atau anak anda. di karenakan sekarang banyak sekali Diare yang berbahaya apalagi sampai terjadi terhadap anak anda.

Jenis Diare apa saja yang berbahaya? ada beberapa type jenis Diare yang brbahaya yaitu :
> Infeksi Viral
Bila diare nan hiperbola disebabkan oleh virus, sering disebut sebagai flu perut atau gastroenteritis virus. Infeksi menyebabkan virus masuk ke tubuh kita dampak konsumsi makanan nan terkontaminasi atau minuman.

> Penyakit Radang usus
Telah ditemukan bahwa penyebab diare nan paling sering ialah ulcerative colitis dan penyakit Crohn nan merupakan dua bentuk nan berbeda dari penyakit radang usus. Dalam kondisi ini, sistem kekebalan tubuh mulai menyerang saluran pencernaan.

> Irritable Bowel Syndrome
Ini ialah salah satu penyebab primer diare konstan. Hal ini dipicu oleh kontraksi teratur dari usus. Akibatnya, satu menderita diare berat selama periode waktu. Dalam kasus diare dan sembelit terjadi secara bergantian nan berarti sebagai mereda diare, itu diikuti oleh sembelit.

> Efek Samping Obat – obatan dari eksklusif seperti antibiotik
bisa menyebabkan diare nan parah. Hal ini terjadi sebab obat-obatan mengganggu ekuilibrium bakteri baik dan bakteri dursila nan ada dalam tubuh kita dengan menghancurkan bakteri membantu bersama dengan orang-orang nan berbahaya.

> Penyebab infeksi
disebabkan oleh parasit protozoa giardiasis dan amoebiasis bisa bertanggung jawab buat gejala diare nan serius. Beberapa masalah kesehatan lainnya seperti penyakit nan mendasari kandung empedu, penyakit hati, diabetes, gizi jelek ialah penyebab lainnya.

Inilah beberapa macam Jenis Diare yang berbahaya terhadap dalam tubuh kita. nah bagi orang tua anda akan harus lebih mewaspadai terhadap keluarga anda dan begitu juga dengan anak buah hati anda agar menghindar dari jenis Diare tersebut.

Untuk mengetahui tentang jenis penyakit yang lain, bisa juga :
– Penyebab Minum Soda Yang Banyak
– Jenis Influenza Dan Cara Mengatasi Influenza
– Timbulnya Gejala kanker Otak

Penyebab Minum Soda Yang Banyak

admin No Comments
Penyebab Minum Soda Yang Banyak

Penyebab Minum Soda Yang Banyak
cuaca yang panas terik di dalam pikiran kita pastinya menganggap minuman bersoda sangat segar untuk diminum. Selain rasanya yang nikmat, sensai minum minuman bersoda juga memberi kesan berbeda dibandingkan minum minuman yang lain. Bahkan ada sebagian orang yang selalu menyediakan minumn bersoda di dalam lemari pendingin di rumah.

Tapi tahukan bahwa minuman bersoda memberi dampak buruk bagi kesehatan kita. kenapa soda harus di jauhi dari kesehatan kita, alasannya :

> Kandungan gula dalam seporsi minuman bersoda sama mengandung sekitar empat kali lipat gula dalam minuman manis lainnya. Hal ini memberi kalori berlebih pada tubuh dan membuat tubuh menjadi obesitas. Baik untuk anak – anak maupun orang dewasa. Selain itu minuman bersoda juga membuat perut buncit.

> Yang menjadi salah satu kelebihan dalam minuman bersoda adalah warnanya yang menarik. Apa lagi ditambah dengan beberapa tambahan es batu. Tapi tahukan anda bahwa pewarna minuman dalam minuman bersoda tidak baik untuk ginjal? Pewarna tersebut dapat merusak ginjal bila terus dikonsumsi.

> kandungan karbonisasi dalam minuman bersoda dapat membuat gigi jadi rusak bahkan dapat membusuk. Itu makanya sangat disarankan untuk menggunakan sedotan ketika mengkonsumsi minuman bersoda. Tapi tetap saja, sebelum masuk ke tenggrokan, minuman bersoda pasti menyentuh gigi.

> Minuman bersoda sama sekali tidak mengandung vitamin. Minuman bersoda hanya mengandung gula sebagai perasa manis, kafein, dan tambahan perasa buah saja. Sehingga minuman ini memang tidak memberi efek positif sama sekali bagi tubuh.

> Mengkonsumsi minuman bersoda juga dapat membuat tulang menjadi rapuh. Minuman bersoda mengandung asam fosfat yang diam – diam merapuhkan dan mengikis tulang. Ini membuat osteoporosis lebih cepat dapat menghampiri kita dan tentu mengganggu aktivitas sehari – hari.

> Minuman bersoda menjadi minuman yang dapat membuat kita kecanduan bila pertama kali mencobanya. Kita akan sering berkeinginan minum minuman bersoda untuk menyegarkan diri kita dari cuaca yang panas. Selain itu kandungan kafein yang membuat kita melek juga akan mengundang kita untuk minum minuman bersoda untuk menghilankan rasa kantuk.

> Efek negatif dari minuman bersoda untuk pencernaan mineral dalam tubuh adalah meningkatkan produksi urin di mana dapat membuat kita mengalami dehidrasi. Mineral yang harusnya diserap oleh tubuh malah diolah menjadi urin dan mau tidak mau harus dikeluarkan dari tubuh. Maka dari itu untuk menghilangkan haus, janganlah minum minuman bersoda karena malah akan memberi efek haus yang lebih.

> Lambung kita yang mengandung asam yang sangat keras dapat terkikis lapisannya dan menyebabkan pencernaan makanan ikut terganggu. Sehingga menimbulkan rasa mulas atau sakit perut bahakan membuat produksi gas dalam lambung meningkat. Ini sangat tidak baik bagi anda yang menderita sakit maag.

> Kandungan asam pada minuman bersoda juga membuat kulit menjadi keriput alias penuaan dini. Maka dari itu bila ingin memiliki kulit yang mulus dan awet muda jauhilah minuman bersoda dalam bentuk dan rasa apapun. Karena para ahli memang selalu mengatakan bahwa minum air putih jauh lebih menyehatkan meski rasanya tidak begitu enak.

> Selain soda yang mampu merapuhkan tulang, minuman ini rata-rata dapat menyebabkan diabetes, karena mengandung pemanis buatan yang sangat tinggi. Minuman soda sangat berbahaya dan menjadi pemicu utama diabetes. Selain bahaya minuman soda untuk kesehatan, ternyata ia juga mengandung berbagai jenis kandungan berbahaya lainnya untuk ibu hamil atau yang sedang mengandung. Minuman soda sebaiknya dihindari oleh ibu hamil untuk menjaga kesehatan Janin.

> Ibu yang sedang hamil bila mengkonsumsi minuman bersoda dapat membuat adana kemungkinan janin mengalami kecacatan. Tetapi yang paling parah adalah janin dapat saja mati akibat ibu yang gemar meminum minuman bersoda. Maka dari iu untuk ibu hamil dan menyusui wajib untuk tidak mengkonsumsi minuman bersoda.

> Bahaya minuman bersoda memang tidak terasa dan terlihat secara langsung. Tetapi dampaknya dapat merusak organ tubuh dalam jangka waktu lama. Jadi perlu diwaspadai dan bisa dibilang minuman bersoda justru leboh menyeramkan dari minuman beralkohol yang jelas – jelas memang memiliki dampak yang sangat buruk. Bagi sebagian orang, minuman bersoda dapat juga menghilangkan kesadaran untuk beberapa menit. Minuman bersoda bukanlah minuman sehat meski peredarannya sangat bebas dan bisa dibeli di mana pun.

> Terlalu banyak konsumsi soda cenderung menyebabkan dehidrasi kronis tubuh. Minuman soda tidak akan pernah bisa menggantikan peran air minum. Jadi, orang yang terbiasa meminum soda sebagai pengganti air putih akan sering mengalami dehidrasi yang dapat memicu munculnya berbagai jenis penyakit.

> Sodium benzoate dalam soda digunakan sebagai pengawet. Pengawet ini cenderung meningkatkan kandungan natrium dalam makanan. Itu sebabnya, kebiasaan minum soda bisa menjadi alasan utama mengapa seseorang mengalami asma.

Macam jenis penyakit yang lainnya, bisa baca di :
– Jenis Influenza Dan Cara Mengatasi Influenza
– Timbulnya Gejala kanker Otak
– Penyebab Terjadinya Diabetes

Jenis Influenza Dan Cara Mengatasi Influenza

admin No Comments
Jenis Influenza Dan Cara Mengatasi Influenza

Jenis Influenza Dan Cara Mengatasi Influenza

Salah satu jenis penyakit influenza adalah jenis penyakit yang paling sering terjadi pada masyarakat, baik itu masyarakat di indonesia maupun di negara yang lain. hal yang paling sering mengalami penderita Influenza adalah jenis hal yang biasa, akan tetapi penyakit jenis influenza ini juga mengalami penyakit yang berbahaya bagi diri kita. nah gejala – gejala yang akan timbul ketika memulai mengalami influenza, yaitu sebagai berikut :
1. Demam
Demam adalah beberap gejala yang akan mungkin dinampakan dari penyakit influenza. Ketika anda mengalami influenza, demam yang akan dialami bisa mencapai 38 derajat pada orang dewasa dan bahkan suhu ini bisa meningkat sampai 39,5 derajat sampai dengan 40,5 derajat pada anak-anak. Nah, kondisi seperti ini akan tentu saja membuat siapa saja panik ketika demam ini terjadi. Bahkan bila terjadi pada anak-anak, hal ini tentu saja akan membuat setiap orangtua khawatir dan terus-terusan dihantui dengan perasaan cemas.

2. Panas Dingin dan Berkeringat
Gejala ini adalah gejala lain dari penyakit influenza. Gejala yang satu ini pun umumnya datang dengan tiba-tiba bahkan ketika penderitanya sedang beraktivitas sekalipun. Suhu panas pada badan datang dengan disertai dengan keringat yang dingin. Maka tidak heran, ketika hal ini terjadi, maka penderita influenza akan merasa tidak nyaman dan tergaggu dengan keadaan ini.

3. Batuk Kering
Batuk adalah salah satu gejala yang akan ditimbulkan dari penyakit influenza. Kondisi seperti ini tentu saja membuat tidak nyaman, selain menganggu batuk kering ini tentu saja akan membuat bagian ternggorokan terasa sakit.

4. Nyeri Otot
Nyeri dibagian seluruh tubuh terutama bagian otot-otot adalah gejala lain yang dinampakan dari penyakit influenza. Untuk itu, penderta penyakit ini disarankan untuk mendapatkan istirahat yang cukup dan konsumsi obat-obatan yang sudah diresepkan oleh dokter. Jangan lupa pula untuk mengkonsumsi banyak air putih sebagai detoks alami untuk mengeluarkan racun dan toxic dari dalam tubuh.

5. Hidung Tersumbat
Kondisi seperti ini adalah hal yang paling sering dijumpai dan paling sering dijadikan indikasi pada penyakit flu. Hidung yang tersumbat umumnya adalah gejala awal dari pilek. Selain konsumsi obat-obatan, istirahat yang cukup dan tidur menyamping melawan bagian yang tersumbat adalah cara yang cukup untuk meredakan hidung tersumbat sementara waktu.

6. Kelelahan dan Lemah
Poin yang satu ini erat kaitannya dengan nyeri dibagian otot. Perasaan nyeri dari seluruh tubuh, membuat anda akan merasa cepat lelah dan tubuh yang lemah akibat tidak adanya tenaga. Untuk itu, istirahat, waktu tidur yang cukup dan konsumsi obat-obatan yang teratur dari dokter adalah solusi paling efektif untuk mengatasi lelah yang satu ini.

Untuk melakukan pencegahan terhadap influenza, maka anda akan harus mengatasi hal sebagai berikut :
> Rajin Mencuci Tangan
Seperti yang telah dibahas diatas, virus dan bakteri penyebab flu ini dapat diinaktivasi dengan sinar matahari dan disinfektan atau sabun. Dengan demikian, membiasakan diri mencuci tangan dengan menggunakan sabun akan menjadi langkah awal menjalani hidup yang sehat.

> Makan dan Tidur dengan Teratur
Diet dan kurang tidur adalah kebiasaan buruk yang akan dapat melemahka sistem imunitas anda. Ketikan sistem imun dalam tubuh melemah, maka akan lebih rentan untuk penyakit bisa menjangkiti dan menulari tubuh anda, termasuk dengan penyakit influenza. Selain itu, penyebaran terhadap penyakit ini pun akan lebih mudah masuk kedalam tubuh.

Untuk berbagai jenis penyakit yang lainnya, maka anda juga bisa baca di :
– Timbulnya Gejala kanker Otak
– Penyebab Terjadinya Diabetes
– Penyakit Cystinuria

Timbulnya Gejala kanker Otak

admin No Comments
Timbulnya Gejala kanker Otak

Timbulnya Gejala kanker Otak
Kanker otak merupakan salah satu tumor ganas yang menyerang bagian otak, parahnya ciri ciri dan gejala kanker otak tidak begitu diketahui pada awal pertumbuhannya. Terlepas dari bahayanya, tentu pengetahuan dini mengenai ciri-ciri yang menjadi tanda anda mengidap kanker otak cukup penting di ketahui.

ada beberapa manfaat dari Kanker otak, yaitu :
> Pada penyakit ini, otak menjadi organ sasarannya. Bila Anda mengalami hal ini, organ otak Anda akan mengalami kerusakan dan semakin lama akan semakin parah. Jika tumor menyerang bagian otak yang berfungsi mengontrol kekuatan tubuh, tentunya tubuh Anda akan menjadi lemah, mungkin seperti orang lumpuh atau orang yang mengalami penyakit stroke.

> Tumor otak dapat merusak saraf yang terhubung ke mata atau ke bagian dari otak yang berfungsi memproses informasi visual (visual korteks). Bila hal ini terjadi, penglihatan Anda akan terganggu, misalnya penglihatan menjadi ganda dan lahan penglihatan menjadi berkurang.

> Tumbuhnya sel tumor pada organ otak dapat menyebabkan meningkatnya tekanan dalam otak itu sendiri. Hal ini akan menimbulkan rasa sakit pada kepala. Namun, rasa sakit ini juga dapat timbul akibat cairan yang ada dalam otak (hidrosefalus). Sakit kepala memang menjadi penyakit yang biasa Anda alami. Namun, bila rasa sakit itu tidak kunjung sembuh dan disertai dengan mual dan muntah, mungkin ada tumor pada otak Anda.

> sel tumor mulai tumbuh pada organ otak atau dalam jaringan yang dekat dengan organ otak, seperti dalam membran otak (meninges), saraf kranial, kelenjar pituitary, atau kelenjar pineal. Tumor otak primer dapat terjadi akibat sel-sel normal mengalami kesalahan mutasi dalam DNA mereka. Mutasi inilah yang menyebabkan sel terus bertumbuh dan membelah. Mereka akan terus hidup ketika sel-sel sehat akan mati. Akibatnya, terbentuklah massa sel abnormal yang kemudian membentuk tumor. Jenis tumor otak primer sangatlah beragam, misalnya meningioma, pineoblastoma, dan masih banyak lagi. Namun, bila dibandingkan dengan tumor otak sekunder, tumor otak primer lebih jarang terjadi.

> Jenis tumor ini merupakan hasil dari adanya sel kanker yang tumbuh di tempat lain dalam tubuh Anda yang kemudian menyebar atau bermetastasis ke organ otak. Bila dibandingkan dengan tumor otak primer, jenis tumor otak ini lebih sering dialami oleh manusia, khususnya pada orang yang memiliki riwayat penyakit kanker. Setiap jenis penyakit kanker dapat menyebar ke organ otak, namun selama ini mayoritas adalah pengidap penyakit kanker pada payudara, usus besar, ginjal, paru-paru, dan melanoma.

> Orang-orang yang telah dan sering terkena paparan radiasi pengion, radiasi yang menggunakan ion, akan lebih berisiko mengalami tumor otak. Jenis radiasi ini biasanya digunakan pada pengobatan sel kanker. Radiasi dari perangkat elektronik, seperti ponsel, microwave, dan lain sebagainya, yang sering dikaitkan oleh penyakit ini, belum terbukti dapat menjadi faktor penyebabnya.

> Beberapa jenis tes pencitraan yang ada pada dunia kedokteran adalah magnetic resonance imaging (MRI), computerized tomography (CT), dan tomografi emisi positron (PET). Namun, MRI lah yang paling sering digunakan untuk membantu mendiagnosis tumor otak. Biasanya, sebelum melakukan tes MRI, dokter akan menyuntikkan pewarna melalui pembuluh darah yang ada pada lengan Anda. Hal ini dapat mempermudah dokter untuk melihat apakah ada sel tumor dalam tubuh Anda. Selain itu, dokter mungkin dapat melakukan CT scan pada bagian dada Anda guna melihat apakah tumor tersebut timbul akibat penyebaran dari sel kanker dari bagian tubuh lainnya.

> Biopsi biasanya dilakukan dengan menggunakan jarum agar dapat mencapai daerah yang sensitif dalam otak Anda yang mungkin akan rusak bila Anda melakukan operasi. Jarum tersebut akan dimasukkan ke dalam lubang kecil atau yang biasa disebut dengan lubang duri, kemudian akan masuk ke dalam tengkorak kepala Anda. Jaringan akan dihapus menggunakan jarum dan dipandu oleh CT atau MRI scan. Sampel biopsi kemudian akan dilihat di bawah mikroskop untuk menentukkan apakah sel kanker itu jinak atau ganas. Informasi tersebut sangat membantu untuk menentukan pengobatan.

> Terapi radiasi dapat dilakukan dengan menggunakan mesin radiasi eksternal yang berada di luar tubuh atau dengan menempatkan radiasi dalam tubuh Anda yang berdekatan dengan sel tumor, meskipun hal ini jarang dilakukan. Kebanyakan dari pengidapnya akan dirujuk untuk melakukan terapi radiasi eksternal di mana pancaran radiasi dapat terfokus pada area otak Anda yang ditempeli oleh sel tumor. Namun, bila sel kanker telah menyebar, terapi radiasi ini akan diterapkan di seluruh bagian dari organ otak. Terapi radiasi akan menimbulkan efek samping, tergantung pada jenis dan dosis radiasi yang Anda terima. Biasanya, setelah melakukan jenis pengobatan ini, Anda akan mengalami kelelahan, sakit kepala, dan kulit kepala mengalami iritasi.

> Kemoterapi menggunakan obat untuk membunuh sel tumor. Obat kemoterapi ada dua jenis yaitu obat dalam bentuk pil atau obat yang disuntikkan ke dalam vena (intravena). Namun, yang paling sering digunakan untuk mengobati tumor otak adalah obat pil, yaitu temozolomide (Temodar). Jenis lain dari kemoterapi dapat digunakan selama operasi. Ketika dokter menghilangkan tumor pada otak, dokter akan menempatkan satu atau lebih cakram di bagian yang terkena sel tumor. Cakram ini perlahan-lahan akan melepaskan obat kemoterapi dan dapat berfungsi selama beberapa hari. Jenis pengobatan ini juga dapat menimbulkan efek samping, seperti mual, muntah, dan rambut rontok.

untuk mengenai tentang jenis penyakit yang lainnya, silahkan di baca :
– Penyebab Terjadinya Diabetes
– Penyakit Cystinuria
– Penyakit Keratoconus

Penyebab Terjadinya Diabetes

admin No Comments
Penyebab-Terjadinya-Diabetes

Penyebab Terjadinya Diabetes

Penyakit diabetes atau kencing manis atau diabetes mellitus merupakan kelainan sistem insulin karena berlebihnya kadar glukosa di dalam darah. Ada dua jenis diabetes, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Meskipun keduanya masih berhubungan dengan gula darah berlebih, ada perbedaan mendasar yang patut diketahui, mulai dari penyebab, gejala, dan cara pencegahan. Diabetes tipe 2 lebih banyak diderita oleh orang dewasa dengan awalan usia 35 ke atas. Seiring berjalannya waktu penderita diabetes mellitus tipe 2 tidak melulu kepada orang tua, tetapi anak muda usia 25 bahkan 20 tahuan ke atas pun sudah banyak yang menderita diabetes. Penyebab umum dari diabetes tipe 2 adalah pola makan yang kurang tepat dan tidak teratur disertai jarangnya aktivitas olahraga.

akibat gejala diabetes memiliki ciri – ciri beberapa gejala, yaitu :

> Pada banyak kasus diabetes yang menimpa sebagian orang, hampir seluruhnya mengalami gejala berupa mati rasa. Adapun bagian tubuh yang sering merasakan mati rasa (kebas) atau kesemutan adalah tangan, kaki, beserta jari-jemarinya. Peringatan awal diabetes ini terjadi karena peningkatan kadar gula darah, membuat serabut saraf mengalami kerusakan.

> Penderita diabetes sering mengatakan dirinya mengalami peningkatan dorongan ingin buang air kecil. Jika sewaktu-waktu Anda mengalami hal serupa, coba konsultasikan sedini mungkin pada dokter agar mendapatkan perawatan lebih cepat dan terkontrol.

> Menjadi kabar baik bagi orang yang bermasalah dengan kegemukan maupun obesitas. Tetapi, melihat faktor pemicu turunnya berat badan adalah karena diabetes, tentu membuat Anda semakin khawatir. Terjadinya penurunan berat badan ini memang berhubungan erat pada penderita, sebab tubuh tidak mampu menyerap glukosa (sumber energi tubuh) dengan benar.

> Bertambahnya rasa ingin makan bisa menjadi tanda lain dari diabetes. Rasa lapar ini tidak bisa dikendalikan, sebab sinyal lapar yang dikirim oleh tubuh ini harus dipenuhi keinginannya agar semua sel menjadi berfungsi dengan baik karena mendapatkan asupan glukosa yang lebih banyak. Rasa lapar tersebut bukan karena sel-sel di dalam tubuh tidak mendapatkan asupan glukosa dari makanan, melainkan karena makanan yang sudah ditelan tidak apat masuk ke dalam sel untuk dipakai dalam proses metabolisme, sehingga timbul lah respon tubuh seperti lapar.

> Penglihatan menjadi kabur atau buram atau tidak jelas seperti biasanya, terjadi akibat kadar glukosa melonjak naik, sehingga merusak pembuluh darah dan membatasi cairan yang masuk ke mata. Kondisi ini bisa mengubah bentuk lensa dan mata. Kabar baiknya, gejala ini reversibel (dapat kembali normal) seiring dengan berkurangnya kadar gula darah hingga batas wajar. Namun, bila gula darah tetap tinggi kelainan pada mata ini bisa berujung pada kebutaan permanen.

> Diabetes mememgaruhi sirkulasi darah, dan membuat kelenjar keringat mengalami disfungsional, sehingga membuat kulit menjadi bersisik, terasa gatal, kering, dan iritasi. Gejala yang satu ini cukup sulit dideteksi sebagai diabetes, karena banyak penyebab lain yang membuat kulit bermasalah seperti ini.

> Rasa lelah ini muncul bukan tanpa sebab. Ketika tidur, penderita diabetes akan tidak nyaman dengan kondisi tubuhnya. Kerap kali bangun untuk berkemih dan minum air, sehingga proses tidur terganggu alias tidak berkualitas. Keesokan harinya tubuh mengalami kelelahan dan tak jarang mengundang emosi.

> penderita diabetes adalah sering buang air kecil. Peningkatan dorongan untuk berkemih akan memengaruhi cairan yang berada di dalam tubuh, sehingga mengakibatkan dehidrasi. Tubuh yang kekurangan cairan akan memberikan respon berupa rasa haus dengan tujuan mengembalikan cairan yang hilang.

> Terdapatnya luka ketika kondisi tubuh sedang tidak baik, seperti kelebihan gula darah membuat sistem imun atau kekebalan tubuh menjadi tidak normal. Hal ini tentu mempengaruhi laju pemulihan luka atau memar, akan memakan waktu lebih lama dari biasanya.

> Dari kejadian-kejadian yang sudah berlalu, penderita diabetes lebih rentan mengalami kerusakan gusi. Seperti misalnya gusi menjadi merah, mengalami pembengkakan, dan iritasi. Bahkan ada yang merasakan gusinya menyusut dari gigi dan terjadilah infeksi gusi.

> Diabetes memengaruhi sistem kekebalan tubuh penderitanya. Tubuh akan rentan terhadap serangan berbagai bakteri dan jamur (candida). Semakin banyak jumlah bakteri atau jamur yang masuk ke dalam tubuh selama sistem imun tidak siap untuk membentengi tubuh. Jika sudah demikian, contoh masalah yang patut diwaspadai, khususnya bagi wanita adalah mengalami keputihan akibat infeksi candida (jamur).

Jika Anda tidak tahu apakah status tubuh masih aman dari serangan diabetes ataupun tidak, segera lakukan tes darah. Beberapa tes darah tunggal tidak bisa menelurkan hasil akurat, Anda harus melakukan tes darah beberapa kali lagi (harus diulang) untuk memastikan. Salah satu tes adalah melakukan tes glukosa plasma pasca puasa. Tes ditujukan untuk mengecek gula darah setelah selama waktu berpuasa tidak tubuh tidak mendapatkan nutrisi dari makanan. Jika laporan menunjukkan glukosa darah di atas 126 miligram per desiliter (mg/dL) pada dua atau tiga tes yang berbeda, maka Anda positif menderita diabetes. Akan tetapi, bila glukosa darah berada pada tingkat 100 hingga 125 mg/dL, akan dianggap sebagai prediabetes (proses menuju diabete). Dan, jika glukosa darah berada pada angka 99 mg/dL, tandanya glukosa darah Anda normal.

untuk mengetahui tentang jenis penyapkit yang lainnya, anda juga bisa baca :
– Penyakit Cystinuria
– Penyakit Keratoconus
– Penyakit Endoftalmitis

Penyakit Cystinuria

admin No Comments
Penyakit Cystinuria

Cystinuria merupakan sebuah jenis penyakit yang diwariskan di mana penyakit ini menjadi penyebab terbentuknya batu asam amino sistin terutama pada bagian ureter, kandung kemih dan juga ginjal. Penyakit keturunan ini diturunkan dari orang tua ke anak dan berkaitan erat dengan gen. Ketika kedua orang tua memiliki cacat gen, maka sang anak otomatis akan mendapatkan cystinuria.

Cacat pada gen merupakan salah satu faktor yang menjadi penyebab sistin menimbun, terutama pada organ ginjal. Padahal kita semua tahu betapa vitalnya organ satu ini yang menjadi pengatur segala yang masuk dan keluar dari aliran darah. Lalu, apakah cystinuria ini benar-benar serius? Apa yang menjadi gejala, penyebab serta cara-cara terbaik untuk mengatasinya?

Penyebab dan Gejala

Faktor penyebab dari cystinuria adalah mutasi gen yang memiliki sebutan SLC7A9 dan SLC3A1 dan gen ini berperan sebagai pemberi petunjuk supaya tubuh manusia mampu menciptakan protein transporter tertentu di mana protein tersebut bisa dijumpai pada organ ginjal. Sebagai pengendali reabsorpsi asam amino tertentu, itulah fungsi protein tersebut.

Seperti kita ketahui, pada waktu tubuh melakukan proses pencernaan dan pemecahan protein, pembentukan asam amino terjadi dan fungsi asam amino ini adalah sebagai pendukung berbagai fungsi tubuh. Pada waktu seseorang mengalami cystinuria, mutasi gen akan menjadi penyebab gangguan kemampuan protein transporter dalam proses penyerapan asam amino kembali.

Pada normalnya, asam amino penting bagi tubuh berikut juga protein tersebut sebab ketika keduanya masuk ke dalam ginjal, ada penyerapan kembali akan asam amino ke aliran darah. Sistin yang merupakan salah satu asam amino tak terlalu larut di dalam urine dan saat tak terserap kembali, maka kristal pun terbentuk karena penumpukan sistin pada ginjal di mana efeknya akan begitu menyakitkan.

Setelah sedikit ulasan mengenai penyebab utama cystinuria, perlu untuk mengetahui pula gejala-gejala cystinuria agar lebih dapat mewaspadainya di awal. Berikut ini merupakan beberapa hal yang menjadi keluhan saat seseorang menderita cystinuria:

  • Urine bercampur darah saat buang air kecil.
  • Mual
  • Muntah
  • Nyeri yang cukup serius pada bagian belakang atau samping tubuh.
  • Nyeri terasa pada perut, panggul serta dekat pangkal paha.

Pada dasarnya, diketahui bahwa cystinuria bukanlah jenis penyakit dengan gejala, artinya biasanya tidak ada gejala yang disebabkan, namun bila tak ada batu. Bila bergejala, kemungkinan kekambuhan gejala akan terjadi tiap kali adanya batu terbentuk pada ginjal dan bahkan batu-batu tersebut dapat lebih dari satu kali terjadi.

Metode Diagnosa

Pada waktu gejala-gejala yang sudah disebutkan dialami, maka sebaiknya langsung ke dokter untuk memeriksakan diri. Tujuan dari pemeriksaan gejala juga adalah agar penanganan bisa diberikan sesegera mungkin pada penderita dan berikut adalah beberapa metode diagnosa yang kiranya perlu ditempuh:

  • Pengambilan Urine 24 Jam – Metode diagnosa satu ini adalah pengumpulan urine atau air kencing yang bisa dilakukan sendiri oleh pasien dengan wadah khusus selama 1 hari penuh. Urine inilah yang lalu bisa dikirimkan ke laboratorium supaya dapat diperiksa.
  • CT Scan – Proses diagnosa dengan CT scan adalah salah satu cara untuk memeriksa gejala cystinuria dengan metode pencitraan melalui sinar-X. Dari penggunaan sinar-X inilah kemudian bisa menghasilkan gambar dari struktur isi perut. Dengan cara ini akan dapat dijumpai atau terlihat batu yang ada di dalam ginjal.
  • Urinalisis – Pemeriksaan urine dengan cara ini dilakukan di laboratorium dan dari pemeriksaan ini, akan dilihat warna serta tampilan urine itu sendiri menggunakan mikroskop. Setelah itu, tes kimia pun perlu dilakukan demi dapat mendeteksi zat tertentu seperti sistin.
  • Pielogram Intravena – Pemeriksaan sinar-X yang dilakukan pada kandung kemih, ureter, dan ginjal dapat kita sebut dengan pielogram intravena di mana tujuan utamanya adalah untuk mencari adanya batu pada area tersebut. Supaya batu bisa terlihat, maka metode pemeriksaan satu ini menggunakan pewarna pada aliran darah.

Diagnosa cystinuria pada umumnya dilakukan ketika memang ada episode batu sistin yang dialami oleh pasien, lalu barulah dengan metode diagnosa batu dapat diuji demi melihat apakah batu-batu tersebut memang berasal dari sistin.

Pengobatan

Setelah hasil diagnosa keluar atau ditentukan oleh dokter, barulah metode perawatan yang paling sesuai dengan kondisi pasien bisa dilakukan. Berikut di bawah ini bisa disimak apa saja langkah perawatan yang mampu mengobati cystinuria.

1. Obat-obatan

Obat pelarut kristal sistin kemungkinan besar adalah jenis obat yang diberikan oleh dokter karena obat jenis inilah yang akan bekerja di mana caranya adalah secara kimia mengombinasikan dengan sistin untuk pembentukan kompleks yang nantinya dapat larut di dalam urine. Namun, pastikan bahwa Anda mengonsultasikan efek samping dari segala obat-obatan tersebut lebih dulu dengan dokter agar mampu mewaspadainya.

Selain obat pelarut kristal sistin, obat nyeri juga kemungkinan akan diresepkan oleh dokter sebagai pengendali dari rasa sakit yang terjadi sebagai bagian dari gejala yang muncul. Ketika batu melewati kandung kemih, lalu keluar dari tubuh, rasa sakitnya akan begitu terasa, maka obat nyeri akan dapat membantu mengurangi rasa sakitnya.

2. Diet Rendah Garam

Perubahan diet juga menjadi bagian dari perawatan yang bisa dilakukan oleh para penderita cystinuria. Pastikan untuk mengurangi asupan garam, yakni menjadi kurang dari 2 gram setiap harinya. Karena bahaya konsumsi garam berlebihan bisa mengakibatkan berbagai penyakit serius lainnya juga, dengan cara inilah pembentkan batu dapat dicegah menurut hasil studi pada European Journal of Urology.

3. Pengaturan Keseimbangan pH

Pada urine dengan pH tinggi, sistin menjadi lebih mudah larut. Bila demikian, perlu dibicarakan dengan dokter Anda tentang bagaimana cara agar pH urine bisa lebih tinggi dan membantu sistin bisa larut dengan lebih cepat. Obat alkalinisasi bisa dibeli di apotek atau toko-toko obat terdekat, namun tetap diskusikan hal ini dengan dokter sebelum menggunakan obat untuk pengaturan keseimbangan pH.

4. Operasi

Ketika batu teramat besar dan sangat menyakitkan bagi penderitanya, operasi adalah langkah terbaik di mana batu perlu diangkat dan jenis-jenis operasi yang dokter pada umumnya sarankan antara lain adalah:

  • Nefrolithotomy – Prosedur satu ini juga bertujuan utama mengeluarkan batu dari dalam tubuh namun lebih kepada melibatkan pelepasan instrumen khusus lewat ginjal dan kulit pasien.
  • ESWL/Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy – Metode pengobatan ini merupakan solusi yang prosedurnya dilakukan dengan memanfaatkan gelombang kejut sebagai pemecah batu yang sudah membesar ukurannya menjadi potongan-potongan kecil. Konsultaikan segala manfaat maupun efek samping dengan dokter Anda lebih dulu.

Demikianlah beberapa hal mengenai cystinuria di mana bila kondisi tak segera ditangani dengan tepat, komplikasi serius menjadi hal yang bisa mengancam jiwa, seperti infeksi ginjal, infeksi saluran kencing, kerusakan saluran kencing/ginjal, serta obstruksi ureter. Oleh sebab itu, pastikan untuk senantiasa mengikuti tips diet sehat agar terhindar dari penyakit semacam ini.

Penyakit Keratoconus

admin No Comments
Penyakit Keratoconus

Keratoconus, mungkin banyak dari kita yang belum familiar dengan istilah ini. Sebenarnya, apa itu keratoconus ? keratoconus merupakan suatu gangguan atau kelainan fungsi dari mata, yakni tearjadiny perubahan srtuktur dari kornea, yang menyebabkan kornea menjadi lebih tipis. Penyebaran dari kelainan keratoconus ini sendiri terjadi dalam 1 dalam 500 hingga 1 dalam 2000 orang. Mungkin memang suatu kelainan yang tergolong jarang ditemui. Di Indonesia sendiri, kelainan mata seperti ini juga masih jarang kasusnya.

Penyebab

Pada dasarnya, faktor penyebab keratoconus belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa penelitian menyatakan bahwa keratoconus terjadi sebagian besar pada kawasan-kawasan Asia Selatan. Selain itu, faktor-faktor berikut ini juga disinyalir menjadi penyebab dari keratoconus, yaitu :

1. Faktor gen atau keturunan

Faktor gen dan keturunan merupakan salah satu faktor yang dinilai menjadi penyumbang terbesar terjadinya keratoconus pada seseorang. Penyakit ini, merupakan kelainan yang diturunkan dan sulit diketahui penyebab pastinya.

2. Faktor etnis

Faktor etnis merupakan faktor resiko tinggi seseorang dapat mengalami keratoconus. Seperti sudah disebutkan sebelumnya, etnis yang tinggal di Asia Selatan memiliki faktor resiko tinggi mengalami keratoconus. Namun demikian, penduduk di seluruh dunia pun memiliki potensi mengalami keratoconus juga.

3. Aktivitas enzim di dalam kornea

Belum ada penelitian lebih lanjut mengenai hal ini, namun adanya aktivitas enzim tertentu di dalam kornea membuat kornea mata anda akan mengalami keratoconus.

Gejala

Sama seperti kelainan-kelainan organ tubuh lainnya, keratoconus juga memiliki gejala-gejala yang muncul pada penderitanya, terutama adalah gejala pada bagian penglihatan. Berikut ini gejala-gejala umum dari keratoconus :

1. Rabun atau sulit melihat dengan jelas

Gejala ini sama seperti gejala mata minus, mata plus, atau mata silinder serta gangguan penglihatan mata lainnya. Kesulitan dalam melihat, biasanya akan dibawa pergi ke dokter mata untuk membuat kacamata. Padahal, gejala ini bisa saja muncul muncul sebagai tahapan awal dari keratoconus, namun masih belum terdeteksi bahwa mengalami keratoconus.

Ketika keratoconus sudah berkembang dan bertambah parah, anda mungkin akan merasakan beberapa hal seperti ini :

  • Penglihatan berkurang secara cepat
  • Sulit melihat
  • Kesulitan melihat pada malam hari
  • Photophobia (sensitive terhadap cahaya)
  • Sakit pada mata ketika sedang membaca
  • Rasa gatal pada mata

2. Penglihatan ganda dan berbayang

Ketika memiliki gangguan mata minus, mungkin bisa merasakan penglihatan terhadap objek yang berbayang. Namun, pada penderita keratoconus, objek tidak hanya berbayang, namun seolah-olah objek yang dilihat menjadi berlipat ganda. Hal ini juga dikenal dengan istilah monocular polyopia. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut :

  • Objek akan terlihat berlipat ganda dalam pola-pola yang tidak teratur
  • Objek terasa berbayang
  • Terkadang, suatu objek tidak hanya terlihat berlipat ganda, namun dapat membentuk suatu pola lain
  • Mengalami distorsi cahaya dan sinar
  • Melihat objek mengalami pergerakan

Diagnosa

Untuk mendiagnosa apakah anda memiliki kelainan keratoconus atau tidak, maka anda harus melakukan pemeriksaan ke dokter mata. Biasanya, para ahli mata atau dokter mata akan melakukan beberapa asesmen atau pengukuran medis pada anda, untuk memastikan kelainan mata yang anda miliki, berupa :

1. History medis

History medis dilakukan untuk melihat beberapa hal berikut ini :

  • Gangguan mata yang pernah dialami
  • Faktor gen dan keturunan
  • Melihat apakah pernah mengalami kecelakaan dan mempengaruhi kornea mata
  • Histori medis (penyakit yang pernah diderita, gangguan mata yang pernah muncul, obat-obatan yang sering dikonsumsi dan kondisi kesehatan mata)

2. Melakukan tes penglihatan

Setelah melakukan histori medis, maka anda akan dihadapkan kepada tes berikutnya, yaitu test penglihatan dengan menggunakan optotype snellen. Ini merupakan proses yang sangat panjang, karena dokter harus mencocokan lensa tambahan yang cocok bagi pasien, ketika melakukan test ini. Test ini nantinya akan dapat menunjukan kondisi keratoconus ketika ternyata penglihatan menunjukan tanda-tanda asigmatis yang tidak wajar.

3. Retinoscopy

Retinoscopy merupakann teknik pencahayaan yang dipancarkan ke dalam retina, untuk melihat reflek dari mata. Dengan menggunakan metode ini, keratoconus dapat terdeteksi dengan mudah.

Setelah melakukan test dan pemeriksaan medis, keratoconus diklasifikasikan menjadi beberapa tahapan, yang didasari oleh ketebalan kornea, sudut lengkungan kornea dan morfologi dari cones pada mata. Berikut ini tahapannya :

  1. Stage 1 – Pada stage ini, kondisi kornea mata berada pada sudut lebih kecil dari 48 derajat, dengan tambahan miopi dan atau astigmata.
  2. Stage 2 – Pada stage ini, ketebalan kornea menjadi lebih tebal, yaitu lebih besar atau sama dengan 400 nanometer, dengan sudut kornea lebih kecil atau sama dengan 53 derajat.
  3. Stage 3 – Pada stage ini, ketebalan kornea berada pada level 200 – 400 nanometer, dengan sudut kornea lebih besar dari 53 derajat.
  4. Stage 4 – Pada stage terakhir ini, biasanya kornea sudah memiliki sudut yang melebar, yaitu lebih dari 55 derajat, dengan ketebalan kurang dari 200 nanometer.

Pengobatan

Sejauh ini, belum ada penelitian yang menunjukan bagaimana keratoconus dapat dicegah. Yang ada hanyalah bagimana cara membantu memperbaiki penglihatan penderita keratoconus dan bagaimana mengurangi gejala-gejala yang timbul karena keratoconus.

Untuk membantu penglihatan dari penderita keratoconus, maka pasien dapat menggunakan lensa kontak yang lembut (ketika masih berada pada tahapan awal) dan menggunakan lensa kontak yang kaku atau rigid ketika sudah masuk ke tahapan yang semakin parah. Hal ini dapat membantu memperbaiki penglihatan dari penderita keratoconus.

Beberapa hal ini dapat membantu mata, mengurangi gejala-gejala dari keratoconus :

  1. Keraflex atau Thermoplasty – Merupakan teknik yang dilakukan dengan menggunakan gelombang mikro untuk meratakan sudut kornea agar menjadi seperti normal lagi.
  2. Myoring – Myoring merupakan suatu teknik implant yang digunakan dengan cara menanamkan atau memasukan sejenis ring ke dalam kornea. Myoring merupakan suatu alat yang sudah dipatenkan, dan dapat digunakan untuk penanganan keratoconus dalam semua tahapan atau stages.

Itulah beberapa informasi penting mengenai keratoconus. Semoga dapat bermanfaat.