Apa itu Stomatitis pada Mulut

Stomatitis atau sariawan adalah luka yang muncul pada jaringan lunak di mulut. Stomatitis merupakan penyakit yang diakibatkan dengan adanya jamur pada mulut dan saluran kerongkongan. Jamur yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan Candida albicans bukanlah jamur yang aneh dan berbahaya. Hampir di setiap jengkal tubuh kita mengandung jamur ini termasuk di daerah mukosa mulut dan alat kelamin, namun adanya jamur ini tidak menimbulkan keluhan yang berarti.

Bagaimana Stomatitis ada dimulut?

Stomatitis herpes disebabkan oleh virus herpes simpleks 1 (HSV-1), yang dapat ditularkan melalui air liur. Umumnya, stomatitis herpes terjadi pada anak-anak usia 6 bulan hingga 5 tahun. Meski begitu, penyakit ini juga bisa dialami orang dewasa.

Stomatitis aftosa hingga kini penyebabnya tidak diketahui secara pasti. Namun, penyakit mulut yang tidak menular ini memiliki beberapa faktor risiko yang bisa meningkatkan terjadinya sariawan pada seseorang, yaitu:

. Trauma karena menggosok gigi terlalu keras/kencang atau luka tergigit.
. Kurangnya menjaga kebersihan gigi dan mulut.
. Pemakaian alat ortodontik atau gigi tiruan yang longgar.
. Respons alergi terhadap suatu bahan di dalam kandungan pasta gigi, obat kumur, atau bahan tambalan pada gigi.
. Kekurangan vitamin B12, zat besi, dan asam folat.
. Pengaruh hormon, yang biasa terjadi pada wanita yang sedang haid.
. Pemakaian obat-obatan tertentu.
. Adanya penyakit sistemik.
. Infeksi jamur atau bakteri.
. Stres.

Mengobati Stomatitis Herpes

Berhubung kondisi ini disebabkan oleh infeksi virus, maka harus diobati dengan obat antivirus. Penggunaan obat acyclovir dapat mengatasi masalah herpes stomatitis sehingga infeksi dapat lebih cepat sembuh.

Anak-anak yang mengalami cold sore umumnya tidak mau makan lantaran rasa sakit saat dilewati makanan. Namun mereka harus tetap mendapat asupan cairan agar tidak dehidrasi. Oleh sebab itu berikanlah banyak asupan cairan dan jenis makanan yang lembek dan cair. Sebagai contoh jus buah, bubur, sup ayam, dan sebagainya.

Apabila rasa nyeri begitu menyiksanya, maka untuk mengatasi rasa nyeri yang sangat, dapat digunakan obat anestesi topikal sesuai anjuran dokter.

 Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *