7 Sakit Kepala Pada Umumnya Yang Jarang Disadari

Penyebab sakit kepala yang terasa terus-menerus mungkin tidak sama antara setiap orang. Banyak jenis penyakit yang menunjukkan gejala seperti sakit kepala. Jika ternyata mual atau sakit kepala terjadi dalam waktu yang lama, Anda harus mulai untuk berhati-hati.

Sakit kepala adalah salah satu penyakit yang membuat orang tidak nyaman. Bahkan jika itu kronis atau parah, penderita sakit kepala akan biasanya merasa tidak berdiri karena rasa sakit ekstrem.

Tak jarang seseorang merasa sering sakit kepala selama dua minggu berturut-turut atau bahkan hingga satu atau tiga bulan. Apakah ini bahaya? Anda dapat bernapas sedikit lebih lega karena ternyata ini bukan pertanda penyakit berbahaya, tapi hanya siklus harian yang memang dirasakan hampir setiap hari.

Penyebab Sakit Kepala

Mungkin di benak Anda akan muncul pertanyaan kenapa sering sakit kepala? Apa penyebab sering sakit kepala? Percaya atau tidak, ternyata kepala sering sakit bisa disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari yang tidak kita sadari. Berikut 7 faktor penyebab sakit kepala:

1. Stres

Sekitar dua per tiga orang menyalahkan stres sebagai penyebab sakit kepala. Faktanya, sakit kepala hadir justru setelah masa stres berakhir. Penyebabnya adalah hormon yang tengah aktif untuk melawan stres tiba-tiba turun yang kemudian memicu saluran darah membesar dan bereaksi, lalu memicu sakit kepala.

Stres juga dapat menyebabkan ketegangan di area leher, bahu, dan otot kepala. Hal ini lebih lanjut memengaruhi postur dan makin parah jika penderita dalam posisi duduk di depan komputer terlalu lama dan jarang melakukan pekerjaan fisik.

Sering mengernyitkan dahi saat membaca juga dapat menimbulkan ketegangan otot kepala. Semua itu hal-hal yang memicu sakit kepala akibat stres. Cegah hal ini terjadi dengan menemukan cara mengontrol stres, misalnya dengan teknik relaksasi seperti laihan pernapasan atau yoga.

2. Pilek

Ketika kita pilek, maka otomatis akan mengalami sakit kepala. Kenapa hal ini bisa terjadi? Sebagai informasi, sakit kepala karena pilek disebabkan oleh infeksi virus dan akan mengalami peradangan.

Jika tubuh mengalami peradangan, biasanya akan mengalami sakit di semua sendi, termasuk kepala. Apabila hal ini terjadi, maka yang Anda butuhkan adalah beristirahat dan konsumsi lebih banyak air putih serta vitamin C alami yang bisa didapatkan dari sayur-sayuran dan buah-buahan.

3. Kurang Tidur

Kurang tidur juga bisa menjadi penyebab sakit kepala. Ikuti pola tidur yang berimbang: tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, termasuk akhir pekan. Sangat disarankan untuk menghindari kebiasaan begadang.

Saat kita tidur itu tubuh melakukan recovery, jadi setelah beraktivitas seharian tubuh akan mengalami banyak yang namanya kerusakan. Nah, di saat tidur tubuh akan melakukan perbaikan begitu pula dengan otak Anda. Di bagian otak ada yang namanya neuron atau sel saraf di korteks serebrum. Bagian ini akan dipulihkan kembali dengan sendirinya saat tidur.

Bisa diketahui juga bahwa otak bukan hanya pulih saat makan, tetapi saat tidur. Faktanya, makan hanya mengisi nutrisi bagi perbaikan otak dan tubuh, tapi proses perbaikannya saat Anda tidur. Jadi, percuma kalau Anda mengisi bahan bakunya tapi tidak istirahat.

4. Sakit Gigi

Penyebab sakit kepala yang berikutnya adalah sakit gigi. Keduanya memang berhubungan erat karena letak sarafnya berdekatan, sehingga jika Anda sakit gigi, maka besar kemungkinan akan sakit kepala.

Sayangnya, banyak orang di Indonesia atau bahkan di dunia yang sangat malas untuk menjaga kebersihan gigi, apalagi untuk mengontrol gigi secara rutin. Kalau gigi sudah berlubang, pasti akan sakit sekali dan memicu sakit kepala, ditambah lagi Anda akan susah tidur.

Selain itu, bagi beberapa orang, sakit kepala disebabkan oleh kebiasaan menggesekan gigi saat tidur di malam hari. Untungnya, dokter gigi telah menciptakan alat pelindung gigi yang mencegah gigi bergesekan saat tidur.

5. Mengkonsumsi Makanan Panas & Dingin Bersamaan

Siapa di antara Anda yang sering mengkonsumsi makanan atau minuman dingin secara bersamaan? Tak jarang kita makan makanan panas berkuah, lalu disertai dengan minum minuman dingin atau bahkan makan es.

Banyak yang bilang kalau makan atau minum yang dingin atau panas, suhunya akan kembali normal seperti seperti tubuh kita. Hal tersebut memang benar, tapi perlu diingat bahwa tubuh harus memecah yang namanya ATP untuk menghasilkan energi sehingga bisa menormalkan kembali suhu yang terlalu dingin tadi dan ini membutuhkan waktu.

Kalau Anda mengkonsumsi makanan dan minuman panas serta dingin terlalu cepat, maka akan mengganggu sistem tubuh anda dan saraf-saraf. Nah, saraf-saraf ini lah yang berhubungan dengan otak. Saraf yang terganggu emnjadi penyebab sakit kepala. Meski tidak berlangsung lama, tapi jika terlalu sering otomatis tidak baik untuk tubuh.

6. Diet

Pola makan dan konsumsi makanan tertentu juga dapat memicu sakit kepala. Salah satu penyebab sakit kepala yang paling umum saat diet adalah terjadinya perubahan pola makan dengan mengurangi asupan kalori secara tiba-tiba.

Biasanya sakit kepala yang muncul karena diet yaitu jika mengurangi atau menghilangkan karbohidrat sepenuhnya. Bukan hanya diet, jika Anda melewatkan waktu makan, kondisi ini dapat memicu sakit kepala.

7. Dehidrasi

Apa hubungannya dehidrasi dengan sakit kepala? Tubuh manusia kurang lebih terdiri dari 70% cairan, jadi air dalam tubuh kita itu sangat berperan penting untuk melancarkan sirkulasi darah metabolisme di dalam tubuh.

Jika Anda kekurangan cairan maka sirkulasi dalam tubuh akan terganggu metabolisme dalam tubuh akan terganggu begitu pula dengan peredaran nutrisi peredaran oksigen ke otak. Saat peredaran terganggu, maka otak yang membutuhkan suplai oksigen dan nutrisi akan ikut terganggu. Kondisi seperti inilah yang kemudian memicu sakit kepala.

 Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *