16 Penyakit yang disebarkan oleh Bakteri (II)

9. Gonore (kencing nanah)
Gonoore atau kencing nanah merupakan penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae dan gonococcus. Kebiasaan buruk gonta-ganti pasangan merupakan penyebab utama munculnya penyakit ini.

Gejala: keluar lendir puti susu atau kuning kehijauan dari penis atau vagina, sering buang air kecil, pembengkakan kelenjar getah bening dan beberapa ciri lainnya seperti diulas berikut ini: Penjelasan lengkap penyakit gonore.

Penyebab: berhubungan badan dengan penderita, menggunakan jarum suntik tidak aman atau diturunkan dari ibu ke anak.

10. Pes
Pes merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang efeknya bisa berakibat fatal bahkan kematian. Penyakit ini dapat menyerang sistem limfa, sistem peredaran darah dan paru-paru.

Gejala: Terdapat 3 jenis pes dengan gejala yang berbeda dari masing-masing jenisnya seperti dijelaskan lengkap berikut ini: Gejala penyakit pes.

Penyebab: gigitan kutu yang terinfeksi, tergigit hewan yang terinfeksi atau mengonsumsi makanan yang terkontaminasi kotoran hewan terinfeksi seperti tikus, marmut, kelinci dan anjing.

11. Antraks
Antraks adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh bakteri dengan tingkat bahaya yang cukup tinggi bahkan dapat menyebabkan kematian. Belum lagi, penyakit ini juga dapat ditularkan oleh hewan yang terinfeksi ke manusia.

Gejala: mual, pusing, tidak nafsu makan, muntah berwarna hitam atau coklat, BAB berwarna hitam, sakit perut parah, muncul borok atau koreng di kulit serta kesulitan bernafas.

Penyebab: bakteri Bacillus anthracis yang menginfeksi hewan ternak atau hewan liar yang kemudian ditularkan ke manusia melalui kontak dengan hewan tersebut atau termakan dagingnya.

12. Tetanus
Penyakit tetanus menyebabkan kekakuan otot rahang dan leher bahkan hingga mengganggu kerja otot pernapasan. Jika tidak ditangani dengan benar penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini dapat berakibat fatal hingga menyebabkan kematian.

Gejala: kejang, ekakuan otot rahang, rahang terkunci (lockjaw), kesulitan menelan.

Penyebab: paparan spora bakteri Clostridium tetani pada luka kulit seperti luka bakar, terkena paku berkarat atau digigit hewan. Baca juga: Penjelasan lengkap tetanus dan cara mengatasinya.

13. Pertusis
Pertusis atau biasa disebut sebagai batuk 100 hari merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang menyerang saluran pernapasan. Penyakit ini sangat menular dan dapat berakibat fatal jika menginfeksi bayi atau lansia dengan kekebalan tubuh rendah atau belum di vaksin.

Gejala: tahap awal mirip dengan batuk flu biasa, tahap selanjutnya batuk akan terjadi lebih sering dengan suara batuk yang lebih tinggi dan diawali dengan menarik nafas dalam lebih dahulu.

Penyebab: bakteri Ordetella pertussis dapat ditularkan penderita pertusis melalui udara dari semburan air liur selama batuk.

14. Sifilis
Penyakit menular seksual yang dikenal juga sebagai raja singa ini disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Hampir sebagian besar organ tubuh akan terpengaruh penyakit ini, namun pada awalnya hanya muncul lesi di area kelamin atau mulut tempat pertama bakteri masuk dan menginfeksi.

Gejala: muncul lesi dan pembengkakan kelenjar limfa di sekitar area awal infeksi, serta gejala lanjutan seperti di jelaskan berikut ini: Penjelasan lengkap penyakit raja singa.

Penyebab: hubungan seksual dengan penderita sifilis, ciuman yang intens hingga terkontaminasi liur penderita sifilis, berbagi jarum suntik bekas penderita atau ditularkan pada bayi oleh ibu yang menderita sifilis.

15. Meningitis

bakterialis Meningitis bakterialis adalah kondisi infeksi pada selaput yang melindungi otak dan saraf tulang belakang yang disebabkan oleh bakteri. Saat terinfeksi lapisan meninges akan membengkak dan menekan sel saraf di sekitarnya dan menyebabkan kerusakan saraf.

Gejala: demam, sakit kepala berkelanjutan, mual dan muntah, sensitif terhadap cahaya, gejala akan sedikit berbeda jika meningitis terjadi pada bayi atau anak-anak. Baca penjelasan lengkap gejala meningitis berikut: Ciri-ciri meningitis yang perlu diwaspadai.

Penyebab: infeksi bakteri Neisseria meningitidis, Streptococcus pneumoniae, dan Listeria monocytogenes.

16. Leptospirosis
Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Leptospira sp yang mengontaminasi makan atau minuman. Tikus dan anjing merupakan hewan yang kerap menjadi pembawa bakteri Leptospira. Umumnya penyakit ini mewabah di area bekas banjir atau area kumuh yang banyak tikus.

Gejala: mual, muntah, meriang, sakit kepala, nyeri otot, diare, sakit perut, demam, ruam dan konjungtivitis.

Penyebab: makanan atau minuman yang terkontaminasi urin tikus atau anjing yang membawa bakteri Leprosis.

 Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *