Penyebab Mata Belekan

Sakit mata belekan walaupun tidak berbahaya namun harus segera diatasi mengingat sakit yang satu ini sangat menular. Saat bangun tidur di kelopak mata kita akan terbentuk kotoran yang sangat mengganggu.

Anda mungkin pernah mengalami mata merah dan keluar kotoran terus menerus. Hal ini tentu saja sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Tapi, tahukah Anda di antara sekian banyak penyakit mata, konjungtivitis merupakan yang tersering dan paling mudah menular.

Konjungtivitis merupakan kondisi peradangan atau infeksi pada selaput bening (konjungtiva) yang melapisi bagian dalam kelopak mata dan bagian berwarna putih pada bola mata Anda. Ketika terjadi peradangan, pembuluh darah pada konjungtiva menjadi lebih jelas sehingga menyebabkan mata Anda tampak merah.

Blepharitis

Blepharitis merupakan peradangan pada kelopak mata yang menyebabkan area tersebut mengalami pembengkakan dan kemerahan. Peradangan ini terjadi karena adanya produksi minyak abnormal dari kelenjar meibomian di tepi bagian dalam kelopak mata yang disebut juga dengan meibomian gland dysfunction (MGD).

Selain terjadi pembengkakan pada kelopak mata, blepharitis juga acap kali disertai dengan penumpukan belek hingga membuat penglihatan tampak buram dan kelopak mata menjadi lengket.

Timbilen

Timbilen merupakan infeksi yang terjadi di tepi kelopak mata bagian atas atau bawah yang disebabkan oleh bakteri. Orang luar biasa menyebutnya dengan istilah ‘stye’ dan masyarakat kita kerap menyebutnya dengan istilah ‘bintitan’. Sedangkan dalam dunia medis sendiri, timbilen disebut dengan hordeolum.

Konjungtivitis

Konjungtivitis merupakan inflamasi atau peradangan yang terjadi pada konjungtiva, yakni membran tipis bening yang melapisi permukaan bagian dalam kelopak mata dan melindungi sklera (bagian putih dari mata).

Peradangan yang terjadi pada konjungtiva menyebabkan bagian putih dari mata menjadi merah dan menimbulkan belek berlebih hingga membuat mata sulit terbuka. Konjungtivitis umumnya disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Meski terkadang reaksi alergi juga dapat memicu terjadinya konjungtivitis atau mata merah.

Dacryocystitis

Dacryocystitis merupakan infeksi pada sakus lakrimalis atau kantung lakrimal yang terletak di antara sudut bagian dalam kelopak mata dengan hidung. Kondisi ini umumnya disebabkan akibat terjadinya penyumbatan atau blokade pada saluran air mata.

Seseorang yang mengalami dacryocystitis biasanya akan mengalami beberapa gejala seperti munculnya benjolan lunak di bawah kelopak mata bagian dalam, mata berair dan kemerahan serta belek pada mata yang terasa lengket dan membuat penglihatan menjadi kabur.

Trauma Mata

Trauma mata merupakan tindakan sengaja maupun tidak yang menyebabkan terjadinya luka pada mata. Masuknya benda asing seperti kotoran, terkena benda tumpul atau tajam, paparan bahan kimia atau uap panas secara langsung pada mata dapat menyebabkan trauma mata.

Lensa Kontak

Infeksi mata yang terkait dengan pemakaian lensa kontak dapat menyebabkan mata kering, iritasi serta timbulnya sensasi gatal pada mata. Apabila mendapati mata belekan ketika mengenakan lensa kontak, maka segera lepaskan lensa kontak tersebut dan segera periksakan kondisi kesehatan mata ke dokter sebelum terjadi infeksi mata yang lebih serius.

Ulkus Kornea

Ulkus kornea merupakan luka terbuka yang terbentuk pada lapisan kornea, yakni lapisan bening yang terletak di bola mata bagian depan dan bertanggung jawab terhadap masuknya sebagian besar cahaya ke mata.

Ulkus kornea dapat terbentuk karena berbagai macam sebab, namun biasanya disebabkan oleh trauma pada mata atau infeksi mata yang tidak diobati. Apabila tidak segera ditangani, maka kondisi ini dapat menimbulkan ancaman serius yakni hilangnya penglihatan atau kebutaan.

Mata yang terasa sakit, kemerahan, pandangan menjadi kabur, kelopak mata bengkak dan mata belekan merupakan ciri khas ulkus kornea. Bahkan belek pada kasus ulkus kornea ini bisa sangat parah hingga menutupi kornea dan mengganggu penglihatan.

 Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *