PENYAKIT BUTA WARNA

Tidak ada komentar 68 views

penyakit-buta-warna

Penyakit Buta Warna

Buta Warna ialah satu buah keadaan disaat sel-sel retina tak bisa merespon ragam bersama semestinya.

Sel-sel kerucut di dekat retina silau meraup pelemahan atau kecacatan permanen.

A. Klasifikasi buta ragam :

1. Trikromasi

Yaitu silau meraih pergantian stadium sensitivitas corak semenjak wahid atau lebih sel kerucut kepada retina. type buta ragam inilah yg tidak jarang dialami oleh orang-orang. Ada tiga klasifikasi majenun kepada trikomasi:

* Protanomali, seseorang buta ragam rusak mempelajari merah
* Deuteromali, ragam hijau dapat susah dikenali oleh penderita
* Trinomali (low blue), keadaan di mana corak biru susah dikenali penderita.

2. Dikromasi

Yaitu kondisi dikala tunggal bersumber tiga sel kerucut tak ada. Ada tiga klasifikasi turunan:

Protanopia, sel kerucut corak merah tak ada maka stadium kecerahan corak merah atau perpaduannya kurang

* Deuteranopia, retina tak mempunyai sel kerucut yg peka untuk ragam hijau
* Tritanopia, sel kerucut corak biru tak ditemukan.

3. Monokromasi

Monokromasi seharusnya tidak jarang dianggap sbg buta ragam oleh jalma universal. keadaan ini ditandai dgn retina silau menderita kekurangan keseluruhan dekat merespon corak. cuma corak hitam dan putih yg dapat terjadi retina.

B. Penyebab Buta Warna

Buta ragam merupakan keadaan yg diturunkan dengan cara genetik. diboyong oleh kromosom X untuk wanita, buta corak diturunkan terhadap anak-anaknya. kala satu orang mewarisi buta corak, salah lihat mereka tak sanggup membuahkan total pigmen yg dibutuhkan terhadap silau berfungsi bersama normal.

C. Fakta-fakta berkaitan Buta Warna

  1. Buta ragam lebih tidak jarang berlangsung guna satu orang berjenis kelamin lelaki di bandingkan wanita. banyaknya 99% seseorang buta corak tak bisa melainkan sela corak hijau dan merah. kembali ditemukan hal pasien yg tidak dapat mengenali diskrepansi jarak corak merah dan hijau.
  2. Borok silau ini yaitu kelainan genetik yg diturunkan oleh ayah atau ibu.
  3. Belum bisa dijamin tentang cacah pengidap, bakal walaupun suatu penyelidikan menyatakan se gede 8 -12% lelaki Eropa ialah pesakit buta ragam. Sementara persentase wanita Eropa yg buta corak merupakan 0,5 -1%. stadium buta ragam di alam lain pasti bervariasi.
  4. Tidak ada rumus buat memulihkan buta corak, dikarenakan dirinya tak kejadian sekalipun borok salah lihat. dapat menjadi seseorang buta ragam dapat merasa tersiksa bersama kondisi ini. sebahagian maskapai mengiktiraf kata sepakat bahwa pekerjanya mesti tak buta warna.
  5. Bagi tahu apakah seorang mewarisi buta corak, dilakukan pemeriksaan ulang bersama memakai plat bernama Ishihara.
  6. Tidak jarang kali wong global punya anggapan penyandang buta ragam cuma dapat menyaksikan corak hitam dan putih, seperti melihat sinema tunawicara hitam putih. ajakan ini sesungguhnya salah besar.
  7. Banteng nyata-nyatanya buta ragam. tanggapan yg ditimbulkan ragam merah membuat hewan tersimpul melonjak emosinya, tidak remunerasi ragam merah itu sendiri.
  8. Terhadap Perang jurusan II, serdadu yg buta corak dikirim pada laksanakan misi tertentu. Ketidakmampuan mereka buat menonton corak hijau dialihfungsikan pada mendeteksi adanya kamuflase yg dilakukan pihak lawan.
  9. Selebriti ternama yg buta ragam diantaranya yakni Mark Twain, Paul Newman, Meat Loaf, Bing Cosby, Bob Dole.
  10. Tiap-tiap insan tercipta buta ragam waktu terutama kali lahir.
  11. Emerson Moser, produsen krayon senior, mengaku bahwa dia buta corak hijau-biru dan tak dapat menyaksikan corak dengan cara keseluruhan.
  12. Penyandang buta ragam senantiasa dihantui oleh penyakit ragam apakah ini?”