PENYAKIT AIDS

Tidak ada komentar 94 views

penyakit-aids

PENYAKIT AIDS

Kali ini aku bakal coba mengupas berkaitan pandangan kasus AIDS, penyebab kejadian AIDS, bentuk atau metode penularan permasalahan AIDS semula pengendalian dan pengobatan yg diberikan untuk pengidap hal HIV+ atau AIDS.

AIDS ialah abreviasi awal Acquired Immune Deficiency Syndrome. masalah AIDS ialah sebuah pertanyaan yg ditimbulkan juga sebagai efek berkembangbiaknya virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) didalam badan orang, yg mana virus ini menyosor sel pembawaan putih (sel CD4) maka melaksanakan rusaknya system stamina badan. Hilangnya atau berkurangnya daya gayal badan menciptakan si orang sakit enteng sekali dihinggapi bermacam macam ragam kasus termasuk juga pertanyaan ringan sekalipun.

Virus HIV menyosor sel CD4 dan menjadikannya lokasi tumbuh tumbuh Virus HIV baru, setelah itu merusaknya maka tak sanggup dimanfaatkan pula. layaknya kita ketahui bahwa sel bakat putih amat sangat digunakan guna system ketahanan badan. tidak dengan ketahanan badan sehingga disaat badan kita diserbu pertanyaan, badan kita rusak dan tak mengupayakan menandingi jangkitan bab dan jadinya kita mampu wafat bagian walaupun menderita influenza atau pilek biasa.

Ketika badan jalma mengalami virus HIV sehingga tidaklah serentak menghasilkan atau menyabet pertanyaan AIDS, sedangkan difungsikan dikala yg pass usang apalagi beratus-ratus tahun pada virus HIV guna menempatkan AIDS atau HIV positif yg mematikan.

Rumus Penularan virus HIV AIDS

1. lewat bakat. contohnya ; Transfusi talenta, menggondol talenta HIV+ bagi kulit yg terluka, jarum menginjeksi, dsb.

2. lewat air batu, air mani (sperma atau peju cowok) contohnya ; satu orang laki laki bersambung badan bersama pasangannya tidak dengan memakai kondom atau pengaman yang lain, verbal seks, dsb

3. lewat larutan tempik untuk perempuan. contohnya ; perempuan yg bersambung badan tidak dengan pengaman, pinjam-meminjam media bagikan sex, lisan sex, dsb.

4. lewat Air payudara Ibu (ASI). contohnya ; bocah meminum ASI permulaan perempuan hiv+, laki-laki meminum buah dada ASI pasangannya, dsb.

Adapun air badan yg tak mengandung Virus HIV terhadap pesakit HIV+ sela lain Saliva (air liur atau air ludah), Feses (kotoran atau tinja), Air salah lihat, Air keringat
serta air seni (Air seni atau air kencing).

Tanda dan Gejala Penyakit AIDS

Seseorang yang terkena virus HIV pada awal permulaan umumnya tidak memberikan tanda dan gejala yang khas, penderita hanya mengalami demam selama 3 sampai 6 minggu tergantung daya tahan tubuh saat mendapat kontak virus HIV tersebut.

Setelah kondisi membaik, orang yang terkena virus HIV akan tetap sehat dalam beberapa tahun dan perlahan kekebelan tubuhnya menurun/lemah hingga jatuh sakit karena serangan demam yang berulang. Satu cara untuk mendapat kepastian adalah dengan menjalani Uji Antibodi HIV terutamanya jika seseorang merasa telah melakukan aktivitas yang berisiko terkena virus HIV.

Adapun tanda dan gejala yang tampak pada penderita penyakit AIDS diantaranya adalah seperti dibawah ini :

  1. Saluran pernafasan. Penderita mengalami nafas pendek, henti nafas sejenak, batuk, nyeri dada dan demam seprti terserang infeksi virus lainnya (Pneumonia). Tidak jarang diagnosa pada stadium awal penyakit HIV AIDS diduga sebagai TBC.
  2. Saluran Pencernaan. Penderita penyakit AIDS menampakkan tanda dan gejala seperti hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, kerap mengalami penyakit jamur pada rongga mulut dan kerongkongan, serta mengalami diarhea yang kronik.
  3. Berat badan tubuh. Penderita mengalami hal yang disebut juga wasting syndrome, yaitu kehilangan berat badan tubuh hingga 10% dibawah normal karena gangguan pada sistem protein dan energy didalam tubuh seperti yang dikenal sebagai Malnutrisi termasuk juga karena gangguan absorbsi/penyerapan makanan pada sistem pencernaan yang mengakibatkan diarhea kronik, kondisi letih dan lemah kurang bertenaga.
  4. System Persyarafan. Terjadinya gangguan pada persyarafan central yang mengakibatkan kurang ingatan, sakit kepala, susah berkonsentrasi, sering tampak kebingungan dan respon anggota gerak melambat. Pada system persyarafan ujung (Peripheral) akan menimbulkan nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dan kaki, reflek tendon yang kurang, selalu mengalami tensi darah rendah dan Impoten.
  5. System Integument (Jaringan kulit). Penderita mengalami serangan virus cacar air (herpes simplex) atau carar api (herpes zoster) dan berbagai macam penyakit kulit yang menimbulkan rasa nyeri pada jaringan kulit. Lainnya adalah mengalami infeksi jaringan rambut pada kulit (Folliculities), kulit kering berbercak (kulit lapisan luar retak-retak) serta Eczema atau psoriasis.
  6. Saluran kemih dan Reproduksi pada wanita. Penderita seringkali mengalami penyakit jamur pada vagina, hal ini sebagai tanda awal terinfeksi virus HIV. Luka pada saluran kemih, menderita penyakit syphillis dan dibandingkan Pria maka wanita lebih banyak jumlahnya yang menderita penyakit cacar. Lainnya adalah penderita AIDS wanita banyak yang mengalami peradangan rongga (tulang) pelvic dikenal sebagai istilah ‘pelvic inflammatory disease (PID)’ dan mengalami masa haid yang tidak teratur (abnormal).

Penanganan dan Pengobatan Penyakit AIDS

Kendatipun dari berbagai negara terus melakukan researchnya dalam mengatasi HIV AIDS, namun hingga saat ini penyakit AIDS tidak ada obatnya termasuk serum maupun vaksin yang dapat menyembuhkan manusia dari Virus HIV penyebab penyakit AIDS.

Adapun tujuan pemberian obat-obatan pada penderita AIDS adalah untuk membantu memperbaiki daya tahan tubuh, meningkatkan kualitas hidup bagi meraka yang diketahui terserang virus HIV dalam upaya mengurangi angka kelahiran dan kematian.

Kita semua diharapkan untuk tidak mengucilkan dan menjauhi penderita HIV karena mereka membutuhkan bantuan dan dukungan agar bisa melanjutkan hidup tanpa banyak beban dan berpulang ke rahmatullah dengan ikhlas.

Sumber : jenispenyakit.blogspot.com