Penderita Diabetes Kebanyakan Berbau Mulut

Penderita masalah bau mulut biasanya hanya berpikir jika masalah ini disebabkan oleh kebiasaan malas menyikat gigi atau mengonsumsi makanan tertentu. Padahal, mereka sebaiknya juga mewaspadai adanya diabetes. Hal ini disebabkan oleh kecenderungan penderita diabetes untuk mengalami masalah bau mulut. Sebenarnya, apa sih kaitan antara bau mulut dan diabetes?

Penderita diabetes tidak mampu memproduksi insulin dengan cukup. Alhasil, tubuhnya tidak mampu memproduksi energi dengan baik. Tubuh pun akan berusaha untuk membakar lemak yang ada di dalam tubuh demi mendapatkan energi. Proses ini memicu produksi keton yang bisa memicu datangnya bau mulut. Kondisi ini mirip dengan munculnya bau mulut yang menyengat tatkala kita berpuasa.

Dalam dunia medis, kondisi ini disebut sebagai ketoasidosis diabetik. Gejalanya tidak hanya berupa bau mulut, namun juga berupa peningkatan frekuensi buang air kecil, perut yang tidak nyaman, susah bernapas, kadar gula darah yang sangat tinggi, serta mudah pusing dan linglung.

Penderita diabetes juga cenderung rentan mengalami kerusakan pembuluh darah. Mereka juga rentan terkena gangguan gusi atau dalam dunia medis disebut sebagai penyakit periodontal. Penyakit ini bisa berupa gingivitis dan periodontitis yang menyebabkan peradangan pada gusi. Jika sampai hal ini terjadi, maka bakteri akan menyerang jaringan pada gigi dan gusi. Tak hanya menyebabkan masalah bau mulut, kondisi ini juga bisa menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan membuat diabetes menjadi semakin parah.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya setiap orang memeriksakan kondisi kesehatannya jika sering mengalami masalah bau mulut atau bahkan gangguan pada gusinya karena bisa jadi hal ini ternyata disebabkan oleh diabetes.

 Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *