Apa itu Osteoporosis

Apa itu Osteoporosis

admin No Comments
Apa itu Osteoporosis

Osteoporosis atau pengeroposan tulang adalah penipisan dan hilangnya densitas tulang (massa tulang) yang berkelanjutan, yang membuat tulang menjadi lebih keropos, rapuh, dan mudah patah akibat trauma kecil.

Tulang yang mudah patah akibat osteoporosis adalah tulang belakang, tulang paha dan pergelangan tangan. Agar kepadatan tulang tetap terjaga, tubuh memerlukan kalsium dan mineral lainnya dalam jumlah yang cukup dan produksi beberapa macam hormon dalam jumlah yang tepat, antara lain estrogen pada wanita dan testosteron pada laki-laki. Selain itu, asupan vitamin D yang cukup dibutuhkan untuk membantu penyerapan kalsium dari makanan dan menghantarkannya ke tulang.

Osteoporosis umumnya baru diketahui setelah ditemukan retak pada tulang, setelah pasien mengalami jatuh ringan. Retak pada pergelangan tangan, tulang pinggul, dan tulang belakang adalah kasus yang paling banyak ditemui pada penderita osteoporosis.

Pada awal penyakit, tidak ada gejala, namun seiring berjalannya waktu, muncul nyeri punggung bawah dan nyeri leher, postur bungkuk, dan penurunan tinggi badan secara bertahap. Pada kasus lain tanda awal yaitu patah tulang (iga, pergelangan tangan, atau panggul). Tulang belakang dapat patah (menjadi lebih rata terkompresi) dan patah, yang merupakan patah tulang tersering. Patah tulang panggul dapat menyebabkan cacat terparah.

Berikut beberapa keadaan yang meningkatkan resiko terkena osteoporosis :

  • Menopause. Resiko terkena osteoporosis lebih besar setelah wanita mengalami menopause, karena setelah menopause, kadar estrogen yang diproduksi ovarium turun drastis. Sebagaimana diketahui, estrogen berperan penting dalam menjaga kekuatan tulang dengan cara membantu kerja sel pembentuk tulang. Pada kenyataannya, semakin cepat menopause terjadi, semakin besar resiko timbulnya osteoporosis. Umumnya wanita mulai mengalami menopause pada umur 45 sampai 55 tahun.
  • Pengangkatan kandungan yang diikuti dengan pengangkatan kedua ovarium. Jika hanya satu ovarium yang diangkat, tidak meningkatkan resiko osteoporosis.
  • Setelah umur 30 sampai 40 tahun. Karena setelah umur ini, pembentukan tulang lebih sedikit ketimbang hilangnya sel tulang.
  • Merokok. Resiko terkena osteoporosis pada perokok dua kali lebih besar dibanding bukan perokok. Hal ini terjadi karena rokok menurunkan kadar estrogen di dalam darah.
  • Mempunyai keluarga yang osteoporosis. Wanita yang mempunyai ibu osteoporosis mempunyai resiko yang lebih tinggi untuk mendapatkan osteoporosis.
  • Wanita dengan berat badan kurang. Wanita kurus lebih cepat terkena osteoporosis dibandingkan dengan wanita gemuk. Hal ini dikaitkan dengan perbedaan tingkat produksi estrogen, dimana wanita gemuk cenderung lebih banyak.
  • Kurang olah raga teratur. Latihan yang teratur membantu memperlambat timbulnya osteoporosis. Sebaliknya, kurang olah raga menyebabkan osteoporosis lebih mudah timbul. Olah raga misalnya jalan atau lari, memicu sel tulang untuk lebih aktif sehingga terbentuk tulang yang kuat.
  • Obat-obat tertentu. Beberapa obat tertentu dapat meningkatkan resiko terkena osteoporosis. Obat tersebut tampaknya meningkatkan kehilangan tulang dan menurunkan laju pembentukan tulang. Obat tersebut antara lain kortison (digunakan untuk asma, penyakit paru, radang sendi, dan alergi). Tetapi efek ini hanya terjadi jika obat tersebut digunakan dalam dosis tinggi, atau diberikan selama 3 bulan atau lebih. Penggunaan obat ini selama beberapa hari, atau beberapa minggu, biasanya tidak meningkatkan resiko timbulnya osteoporosis. Pengobatan tiroid juga berperan terhadap timbulnya osteoporosis
  • Penyakit tertentu. Beberapa penyakit yang meningkatkan resiko osteoporosis : arthritis reumatoid, bronkhitis kronis dan emfisema, hipertiroidisme, malnutrisi, penyakit hati kronik, dan penyakit-penyakit usus.
  • Asupan kalsium atau vitamin D rendah. Jika makanan kita kurang mengandung kalisum selama bertahun-tahun, terutama pada masa pertumbuhan, resiko untuk mengalami osteoporosis juga meningkat. Kurangnya kalsium menyebabkan kurangnya pembentukan tulang. Vitamin D dibutuhkan untuk membantu penyerapan kalsium dan menghantarkannya ke tulang.

Mengurangi Risiko Terkena Osteoporosis

Semua orang dapat menjaga tulang mereka tetap sehat dan mengurangi risiko mengidap osteoporosis. Anda bisa mulai dengan menerapkan pola makan sehat disertai dengan melakukan olahraga secara teratur. Perbanyak pilihan makanan yang kaya akan kandungan vitamin D dan kalsium. Mulailah kurangi merokok hingga benar-benar bisa menghindari sepenuhnya dan kurangi mengonsumsi minuman keras.

Osteoporosis terjadi pada laki-laki dan wanita dari semua ras. Namun orang kulit putih dan wanita Asia – khususnya wanita tua yang sudah menopause – memiliki risiko paling tinggi. Anda dapat mengurangi risiko Anda dengan mengurangi faktor risiko Anda. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Cara mengatasi Pengapuran Tulang

admin No Comments
Cara mengatasi Pengapuran Tulang

Pengapuran tulang dapat didefinisikan sebagai terbentuknya jaringan tulang pada tepi atau bagian tertentu di tulang akibat deposit kalsium. Selama ini, banyak yang menganggap pengapuran tulang identik dengan pengeroposan tulang.

Pengeroposan tulang terjadi karena berkurangnya kepadatan tulang. Dalam dunia medis, pengeroposan tulang biasa disebut dengan osteoporosis.

Pengapuran tulang dan sendi memiliki bahasa medis osteoarthritis. Hal ini dikaitkan dengan adanya peradangan sendi akibat bantalan pada ujung tulang menjadi menipis seiring waktu. Jadi, kerusakan yang terjadi berada di sendi dan bagian tulang sekitar sendi tersebut.

Pengapuran tulang seringkali tidak menimbulkan gejala, akan tetapi jika pengapuran tulang menyebabkan terjadinya kerusakan lebih lanjut pada struktur di sekitarnya seperti otot dan ligamen, maka gejala lebih cenderung muncul. Pengapuran juga seringkali terdeteksi saat dilakukannya pemeriksaan kesehatan rutin (medical check-up) dan Rontgen tulang.

Pengapuran tulang dan sendi terjadi karena beberapa faktor, namun salah satu yang paling sering adalah osteoarthritis. Pada kondisi ini, terjadi peradangan sendi akibat bantalan pada ujung tulang yang menipis seiring waktu.

Cara mengatasi Pengapuran Tulang

  • Mengurangi berat badan

Sendi yang mengalami tekanan berlebih kian memperburuk pengapuran tulang yang diderita. Solusi mudahnya adalah dengan mengurangi tekanan yang diderita dengan menurunkan berat badan.

  • Memakai obat pereda rasa sakit

Pemakaian obat pereda rasa sakit berupa krim atau gel yang bisa diperoleh di toko obat juga bisa dilakukan. Krim atau gel pereda rasa sakit cocok dipakai pada sendi yang dekat dengan permukaan kulit, seperti persendian pada lutut dan jari-jari.

  • Terapi okupasi

Terapi okupasi bertujuan agar kegiatan sehari-hari dan bekerja mampu dilakukan tanpa memperburuk kerusakan sendi. Ahli terapi akan menjelaskan tentang cara-cara tertentu bagaimana melakukan aktivitas sehari-hari tanpa rasa sakit berlebih akibat pengapuran tulang.

  • Sepatu khusus

Sepatu pasien akan diberi bantalan khusus yang mampu mengurangi rasa sakit saat berdiri atau berjalan.

  • Olahraga

Olahraga secara teratur penting dilakukan untuk menguatkan otot-otot di sekitar sendi yang mengalami pengapuran. Hal ini akan membuat sendi menjadi lebih stabil sehingga dapat mengurangi tingkat keparahan osteoarthritis. Pastikan olahraga yang dilakukan tidak berlebihan karena justru akan memperburuk masalah yang diderita.

Pada kondisi osteoarthritis yang sudah parah, penanganannya tidak cukup lagi hanya dengan perubahan gaya hidup. Konsultasikan kepada dokter mengenai pilihan-pilihan pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda.

 

Menjaga Sendi tetap sehat

admin No Comments
Menjaga Sendi tetap sehat

Sendi adalah penghubung di antara dua tulang yang berhubungan yang memungkinkan kamu untuk menekuk lutut dan siku, membungkuk, menengok, ataupun melambaikan tangan. Sendi berperan penting untuk menghubungkan tulang agar bagian tubuh bisa bergerak dan menyokong berat tubuh. Mengingat perannya yang krusial, penting untuk menjaga sendi agar selalu sehat.

Akitivitas sehari-hari mungkin menjadi terbatas apabila Anda memiliki masalah sendi dan harus berurusan dengan kekakuan dan nyeri berat pada sendi. Biasanya, kegiatan fisik dapat meningkatkan risiko kerusakan sendi yang dapat menghambat gerak tubuh. Ketika Anda sudah lanjut usia, kartilago mulai aus dan menjadi kasar. Seiring berjalannya waktu, kerusakan pada kartilago dapat menyebabkan osteoarthritis.

Tips untuk menjaga kesehatan sendi

  • Hindari duduk dan berdiri terlalu lama

Duduk atau berdiri di atas kaki sepanjang hari justru berbahaya bagi sendi Anda. Duduk atau berdiri untuk waktu yang lama akan membuat sendi Anda “terkunci” dalam posisinya. Duduk terlalu lama akan memberi tekanan pada tulang belakang dan pinggul, sementara berdiri akan memengaruhi sendi di pinggul, lutut, pergelangan kaki dan kaki. Hal ini akan mengurangi pelumasan dan bantalan normal pada sendi Anda sehingga sendi cenderung mudah robek.

  • Menjaga Berat Badan Ideal

Kelebihan berat badan memberikan tekanan ekstra pada persendian melebihi kapasitas normal. Akibatnya, persendian menjadi lemah dan rusak, terutama pada persendian yang menahan berat badan seperti lutut, pinggul, dan punggung. Menurunkan berat badan dapat mengurangi tekanan di berbagai persendian tersebut dan membantu mencegah cedera sendi.

  • Sisipkan makanan sehat dalam menu harian

Mengonsumsi sayur dan buah-buahan dalam diet harian Anda merupakan cara yang baik agar tubuh dapat menyerap berbagai nutrisi secara optimal. Anda dapat menambahkan irisan seledri dan wortel, brokoli, irisan cabai dan potongan melon ke dalam makanan Anda.

  • Suplemen Sendi

Tidak sedikit orang yang minum suplemen sendi yang mengandung glukosamin dan kondroitin untuk menjaga kesehatan persendian. Suplemen tersebut diduga dapat mengurangi nyeri osteoarthritis pada beberapa orang. Namun, belum ada bukti yang menunjukkan jika suplemen dapat mencegah segala bentuk radang sendi.

Penyebab Mata Belekan

admin No Comments
Penyebab Mata Belekan

Sakit mata belekan walaupun tidak berbahaya namun harus segera diatasi mengingat sakit yang satu ini sangat menular. Saat bangun tidur di kelopak mata kita akan terbentuk kotoran yang sangat mengganggu.

Anda mungkin pernah mengalami mata merah dan keluar kotoran terus menerus. Hal ini tentu saja sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Tapi, tahukah Anda di antara sekian banyak penyakit mata, konjungtivitis merupakan yang tersering dan paling mudah menular.

Konjungtivitis merupakan kondisi peradangan atau infeksi pada selaput bening (konjungtiva) yang melapisi bagian dalam kelopak mata dan bagian berwarna putih pada bola mata Anda. Ketika terjadi peradangan, pembuluh darah pada konjungtiva menjadi lebih jelas sehingga menyebabkan mata Anda tampak merah.

Blepharitis

Blepharitis merupakan peradangan pada kelopak mata yang menyebabkan area tersebut mengalami pembengkakan dan kemerahan. Peradangan ini terjadi karena adanya produksi minyak abnormal dari kelenjar meibomian di tepi bagian dalam kelopak mata yang disebut juga dengan meibomian gland dysfunction (MGD).

Selain terjadi pembengkakan pada kelopak mata, blepharitis juga acap kali disertai dengan penumpukan belek hingga membuat penglihatan tampak buram dan kelopak mata menjadi lengket.

Timbilen

Timbilen merupakan infeksi yang terjadi di tepi kelopak mata bagian atas atau bawah yang disebabkan oleh bakteri. Orang luar biasa menyebutnya dengan istilah ‘stye’ dan masyarakat kita kerap menyebutnya dengan istilah ‘bintitan’. Sedangkan dalam dunia medis sendiri, timbilen disebut dengan hordeolum.

Konjungtivitis

Konjungtivitis merupakan inflamasi atau peradangan yang terjadi pada konjungtiva, yakni membran tipis bening yang melapisi permukaan bagian dalam kelopak mata dan melindungi sklera (bagian putih dari mata).

Peradangan yang terjadi pada konjungtiva menyebabkan bagian putih dari mata menjadi merah dan menimbulkan belek berlebih hingga membuat mata sulit terbuka. Konjungtivitis umumnya disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Meski terkadang reaksi alergi juga dapat memicu terjadinya konjungtivitis atau mata merah.

Dacryocystitis

Dacryocystitis merupakan infeksi pada sakus lakrimalis atau kantung lakrimal yang terletak di antara sudut bagian dalam kelopak mata dengan hidung. Kondisi ini umumnya disebabkan akibat terjadinya penyumbatan atau blokade pada saluran air mata.

Seseorang yang mengalami dacryocystitis biasanya akan mengalami beberapa gejala seperti munculnya benjolan lunak di bawah kelopak mata bagian dalam, mata berair dan kemerahan serta belek pada mata yang terasa lengket dan membuat penglihatan menjadi kabur.

Trauma Mata

Trauma mata merupakan tindakan sengaja maupun tidak yang menyebabkan terjadinya luka pada mata. Masuknya benda asing seperti kotoran, terkena benda tumpul atau tajam, paparan bahan kimia atau uap panas secara langsung pada mata dapat menyebabkan trauma mata.

Lensa Kontak

Infeksi mata yang terkait dengan pemakaian lensa kontak dapat menyebabkan mata kering, iritasi serta timbulnya sensasi gatal pada mata. Apabila mendapati mata belekan ketika mengenakan lensa kontak, maka segera lepaskan lensa kontak tersebut dan segera periksakan kondisi kesehatan mata ke dokter sebelum terjadi infeksi mata yang lebih serius.

Ulkus Kornea

Ulkus kornea merupakan luka terbuka yang terbentuk pada lapisan kornea, yakni lapisan bening yang terletak di bola mata bagian depan dan bertanggung jawab terhadap masuknya sebagian besar cahaya ke mata.

Ulkus kornea dapat terbentuk karena berbagai macam sebab, namun biasanya disebabkan oleh trauma pada mata atau infeksi mata yang tidak diobati. Apabila tidak segera ditangani, maka kondisi ini dapat menimbulkan ancaman serius yakni hilangnya penglihatan atau kebutaan.

Mata yang terasa sakit, kemerahan, pandangan menjadi kabur, kelopak mata bengkak dan mata belekan merupakan ciri khas ulkus kornea. Bahkan belek pada kasus ulkus kornea ini bisa sangat parah hingga menutupi kornea dan mengganggu penglihatan.

Penyebab Mata Perih dan Pedih Seperti Terbakar

admin No Comments
Penyebab Mata Perih dan Pedih Seperti Terbakar

Salah satu gangguan atau keluhan pada mata yang tergolong sering adalah mata pedih dan merah, terasa seperti terbakar. Tentu ini merupakan kondisi yang tidak menyenangkan dan berpotensi mengganggu aktifitas sehari-hari, bahkan tidak hanya itu saja gejala yang muncul, karena biasanya mata merah dan pedih disertai juga dengan keluarnya air mata, penglihatan kabur, bahkan sakit kepala.

Salah satu kondisi yang sering memicu mata perih adalah kekeringan pada mata. Sindrom ini merupakan kejadian ketika mata tidak mendapat cukup air mata. Bisa juga karena air mata menguap terlalu cepat. Selain perih, mata kering juga biasanya menyebabkan mata menjadi merah dan bengkak.

Terbakar sinar matahari

Paparan sinar matahari yang berlebih pada mata bisa menyebabkan sensasi terbakar yang dikenal dengan nama fotokeratitis. Selain terasa terbakar, Anda biasanya akan merasakan berbagai gejala lain seperti lebih sensitif terhadap cahaya, mata sakit, berair, dan seperti melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu.

Fotokeratitis biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam satu atau dua hari. Namun, Anda juga bisa membantu meringankan gejalanya dengan menaruh kain atau kapas dingin di atas mata untuk memberikan sensasi sejuk.

Pterigyum

Pterigyum adalah tumbuhnya jaringan daging di bagian mata yang berwarna putih. Biasanya daging ini muncul di bagian mata yang mendekati hidung atau bisa juga muncul di bagian terluar mata. Para ahli memperkirakan kondisi ini disebabkan oleh kombinasi mata kering dan paparan sinar UV.

Biasanya gejala pterigyum yang akan muncul yaitu sensasi terbakar pada mata, gatal, kemerahan, dan juga pembengkakan. Dalam kasus yang lebih parah, pertumbuhan jaringan daging ini bisa melebar dan menutupi kornea hingga mengganggu penglihatan.

Jika Anda memiliki pterigyum, segera konsultasikan ke dokter. Biasanya dokter akan mengobati berbagai ketidaknyamanan yang Anda alami dengan memberikan tetes mata pelumas atau steroid. Namun, jika pterigyum tumbuh cukup besar dan melebar maka dokter akan merekomendasikan untuk menghilangkannya dengan operasi.

Mata kering

Mata kering adalah kondisi ketika saluran air mata tidak memproduksi cukup air mata. Padahal, air mata berguna untuk tetap melembapkan kelopak mata agar tidak merasa perih.

Kondisi ini biasanya lebih sering terjadi pada wanita dan juga orangtua. Selain terasa perih, mata juga biasanya mengalami kemerahan yang disertai rasa sakit, kelopak mata terasa berat, dan penglihatan yang kabur.

Untuk mengatasi mata kering dokter akan kemungkinan akan merekomendasikan Anda menggunakan air mata buatan. Air mata buatan adalah obat tetes mata yang kandungannya seperti air mata Anda sendiri.

Alergi

Alergi pada mata atau yang disebut juga dengan konjungtivitis terjadi ketika ada zat asing yang masuk ke mata. Tubuh kemudian merespon zat ini dengan memproduksi histamin. Histamin adalah zat yang diproduksi tubuh ketika Anda mengalami reaksi alergi atau infeksi. Akibatnya, mata menjadi kemerahan dan gatal.

Biasanya, pemicu paling umum alergi mata yaitu debu, serbuk sari, asap, parfum, atau bulu hewan peliharaan. Jika Anda mengalami mata mengalami alergi maka mata bisa mengalami kemerahan, bengkak, perih, dan juga gatal.

Alergi pada mata bisa diatasi dengan menambahkan kelembapan dengan obat tetes mata. Selain itu, dokter juga biasanya akan meresepkan dekongestan untuk mengurangi kemerahan dan antihistamin minum untuk mengurangi rasa gatal.

Tips menjaga Kesehatan Mata didepan Komputer

admin No Comments
Tips menjaga Kesehatan Mata didepan Komputer

Di era perkembangan teknologi yang semakin cepat, semakin bergantung pula kita terhadap teknologi tersebut. Jaman sekarang, setiap hari, kita semakin tidak bisa lepas dari yang namanya smartphone atau komputer, baik desktop ataupun laptop, untuk menjalani aktivitas kita sehari-hari.

Mata lelah atau ketegangan mata akibat terlalu lama di depan komputer umum terjadi. Gejala umum mata lelah biasanya berupa kelelahan, gatal-gatal, dan mata terasa panas. Mata lelah jarang sekali jadi kondisi yang serius, meskipun sangat mengganggu Anda.

Minimnya gerak dan mata yang lelah karena harus terus menerus menatap layar komputer seharian selalu menjadi penyebab masalah kesehatan terjadi. Bagi Anda yang memiliki rutinitas seharian penuh bekerja di depan komputer, cobalah untuk menyesuaikan rutinitas tersebut saat bekerja untuk menghindari masalah kesehatan yang timbul seperti gangguan persendian, mata dan sakit punggung.

Atur Jarak Pandang Mata

Aturlah jarak antara mata dengan monitor, idealnya jarak mata dengan monitor yang aman adalah 50 – 100 cm. Jangan memasang monitor terlalu dekat dengan mata kita karena akan membuat mata cepat lelah.

Minum Air Putih

Bukan hanya untuk kesehatan tubuh, minum air putih yang banyak juga membantu menjaga kelembaban kulit Anda. Selain itu, dengan banyak minum air putih menyebabkan Anda harus pergi ke kamar kecil yang membuat Anda harus menggerakkan tubuh.

Gunakan Screen Protector

Usahakan untuk memasang Screen Protector untuk mengurangi pancaran radiasi dari layar monitor ke mata anda, sehingga tidak cepat membuat mata anda kelelahan saat melihat layar monitor.

Berkedip

Hal ini terkesan sederhana, namun sangat membantu Anda mengurangi resiko gangguan pada mata. Apalagi untuk Anda yang sering bekerja di depan komputer, selain berkedip menutup mata untuk beberapa saat juga bermanfaat untuk mengistirahatkannya.

Konsumsi Buah dan Sayur

Buah-buahan yang memiliki kandungan vitamin A sangat bagus dan baik bagi kesehatan mata anda, perbanyaklah mengkonsumsi buah dan sayur agar anda tidak kekurangan vitamin A sehingga anda tidak memiliki gangguan mata nantinya.

Periksa Mata

Agar anda tahu bagaimana kondisi mata anda jangan sampai lupa untuk melakukan pengecekan mata (check up) dan konsultasi kepada dokter spesialis mata. Usahakanlah setiap 3 bulan sekali anda memeriksakan kondisi mata anda, jika suatu saat anda mempunyai keluhan maka akan segera mendapat penanganan yang tepat dari ahlinya.

Penyebab Kanker Payudara

admin No Comments
Penyebab Kanker Payudara

Kanker menjadi momok menakutkan bagi semua orang, baik laki-laki, perempuan, dewasa maupun anak-anak. Penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel secara tidak terkendali ini dapat merusak sel-sel sehat di dalam tubuh. Jika sel kanker sudah menjadi ganas, akan sulit untuk disembuhkan. Sebagian besar kasus kanker berakhir dengan kematian.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meramalkan Indonesia bakal mengalami peningkatan jumlah pasien kanker payudara hingga tujuh kali lipat pada tahun 2030 mendatang. Ramalan WHO itu seyogianya menjadi ‘alarm’ bagi masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat. Penyebab kanker payudara lekat dengan keseharian. Gaya hidup maupun kebiasaan sehari-hari tanpa disadari memicu tumbuhnya sel-sel kanker dalam payudara.

  • Merokok dan konsumsi alkohol

Merokok terbukti meningkatkan risiko berkembangnya beragam kanker, termasuk salah satunya kanker payudara. Hal yang sama juga berlaku bagi kebiasaan konsumsi alkohol berlebih. Semakin banyak konsumsi rokok dan alkohol, maka semakin tinggi risiko kanker payudara.

  • Menstruasi dini

Wanita yang mendapat menstruasi di usia dini (sebelum 12 tahun), atau menopause di atas usia 55 tahun berpeluang menderita kanker payudara.

  • Kelebihan berat badan

Obesitas atau kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Pasalnya, perempuan dengan obesitas memiliki tingkat insulin yang tinggi dan dikaitkan dengan kanker payudara. Risiko kanker payudara cenderung meningkat setelah seorang wanita memasuki masa menopause. Pada masa itu, tubuh wanita memproduksi estrogen dari jaringan lemak dalam kadar berlebih. Hal itu bisa jadi pemicu meningkatnya risiko kanker payudara.

  • Genetik dan keturunan

Anda punya kerabat dekat yang pernah sakit kanker payudara? Waspadalah karena Anda berpeluang mengalaminya. Wanita dengan gen BRCA 1 dan BRCA 2 yang mengalami mutasi juga berpeluang menderita kanker payudara.

  • Kontrol kelahiran

Penggunaan kontrol kelahiran hormonal disebut mampu meningkatkan risiko kanker payudara. Sebut saja kontrasepsi oral, implan, hingga IUD yang dapat meningkatkan hormon pemicu kanker payudara.

  • Mengalami gangguan pada payudara

Beberapa wanita yang mengalami gangguan atau masalah pada payudaranya juga beresiko menderita kanker payudara. Segera periksakan diri Anda jika terdapat benjolan pada payudara, payudara sering terasa sakit, atau puting terluka padahal Anda tidak sedang menyusui. Wanita yang pernah mengalami mastitis di masa menyusui juga berpeluang menderita kanker payudara.

  • Tidak memiliki atau terlambat punya anak

Anak Anda lebih dari satu? Berbahagialah karena peluang Anda menderita kanker payudara semakin kecil. Sebaliknya, kanker payudara sangat mungkin menjangkiti perempuan yang tidak memiliki anak, atau melahirkan anak pertama setelah melewati usia 30 tahun.

Kebiasaan Buruk yang Tak Baik Bagi Vagina

admin No Comments
Kebiasaan Buruk yang Tak Baik Bagi Vagina

Rasa nyeri, iritasi atau terbakar yang datang dan pergi pada vulva (bagian luar vagina) dapat mengganggu kenyamanan Anda beraktivitas. Para ahli ginekolog menyebut kondisi ini sebagai vulvodynia. Kesehatan dan kebersihan vagina memang harus dijaga setiap hari. Meskipun seharusnya jadi kebiasaan sehari-hari, masih banyak cara menjaga dan merawat kebersihan vagina yang dilakukan banyak orang, padahal sebetulnya salah.

Ada beberapa kebiasaan buruk yang dapat dihindari agar vagina tetap sehat dan tidak terkena vulvodynia.

  • Pakai celana dalam terlalu ketat

Salah satu menjaga dan merawat kebersihan vagina yang paling dasar adalah dengan memerhatikan pakaian atau celana dalam yang Anda kenakan. Terlebih, kalau Anda menggunakan celana dalam yang super ketat, hal tersebut dapat menyebabkan frekuensi gesekan selangkangan dan area vagina. Alhasil, tak jarang kalau vagina jadi gampang iritasi dan malah timbul berbagai masalah lainnya.

Selain itu, celana dalam yang terlalu ketat dan lembap menjadi salah satu faktor risiko terhadap tumbuhnya jamur atau ragi di area kelamin. Maka dari itu, untuk menjaga kebersihan vagina, ada baiknya Anda menggunakan celana dalam yang berbahan katun murni. Bahan kain sintetis lain seperti nilon, polyester, atau yang renda-renda sangat berisiko membuat vagina jadi iritasi dan bermasalah.

  • Menggunakan baby oil sebagai pelumas

Demi berhubungan seks yang lancar, Anda bisa saja melumasi vagina dengan baby oil atau produk petroleum jelly (produk sampingan dari minyak mentah) lainnya. Namun, baby oil tidak membuat vagina menjadi sehat.

Pelumas berbahan dasar minyak lebih kental dan sulit dibersihkan. Hal ini mengakibatkan saluran vagina dan bakteri ikut terperangkap. Anda akan terkena infeksi.Sebaiknya, gunakan pelumas berbasis air karena mudah dibersihkan dan tidak membahayakan vagina.

  • Jarang ganti pembalut

Kebersihan vagina kadang diuji lewat cairan darah yang keluar saat menstruasi. Tahukah Anda, kalau darah haid yang keluar akan terkontaminasi dengan organisme lain dari dalam tubuh? Ya, saat haid, para pakar kesehatan merekomendasikan Anda untuk mengganti pembalut setiap 4-6 jam sekali (lebih sering, jika perdarahan Anda berat) adalah praktik kebersihan vagina yang baik demi mencegah vagina berbau tidak sedap.

Aturan ini berlaku bahkan untuk di hari-hari ketika Anda tidak memiliki banyak pendarahan, karena pembalut Anda masih tetap lembap dan mengangkut organisme asing, serta keringat dari alat kelamin Anda. Bila organisme ini menetap di tempat yang hangat dan lembab dalam waktu lama, mereka cenderung lebih cepat berkembang biak dan dapat menyebabkan kondisi seperti infeksi saluran kemih, infeksi vagina, dan ruam kulit.

  • Tidak melepas pakaian olahraga setelah olahraga

Setelah berolahraga, celana olahraga biasanya basah dengan keringat. Bakteri mudah berkembangbiak. Jika bakteri masuk ke saluran vagina dapat mengganggu keseimbangan mikroba yang biasanya hidup pada vagina.Anda akan berisiko mengalami infeksi jamur, kata Minkin. Sebaiknya, ganti celana dan pakaian yang sudah basah karena keringat. Segera mandi untuk membersihkan keringat, yang memungkinkan bakteri penyebab infeksi.

Cara Mengatasi Infeksi Jamur Vagina

admin No Comments
Cara Mengatasi Infeksi Jamur Vagina

Infeksi jamur saat hamil menjadi salah satu masalah kesehatan yang rentan dialami oleh ibu. Kehamilan membuat daya tahan tubuhnya menurun. Bila infeksi jamur saat hamil dianggap sepele, bisa memicu masalah serius yang berdampak pada janin. Oleh sebab itu, hendaknya bumil menjauhi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penyakit ini.

Kebanyakan wanita setidaknya pernah satu-dua kali mengalami infeksi jamur pada dalam hidupnya. Meski tidak serius, gejalanya bisa bikin Anda tidak nyaman beraktivitas. Kabar baiknya, jika Anda mengetahui apa yang meningkatkan risiko Anda, Anda mungkin bisa mencegah infeksi datang lagi di kemudian hari. Berikut info lengkapnya.

Berikut ini adalah penyebab ibu hamil mengalami infeksi jamur.

  • Penurunan sistem kekebalan tubuh, mengalami penyakit kronis (seperti HIV, kanker, dan lain-lain)
  • Kurang menjaga kebersihan diri, celana dalam yang terlalu ketat, dan penggunaan sabun kewanitaan yang berlebihan
  • Obat-obatan yang memengaruhi hormon, seperti antibiotik dan steroid
  • Pola makan yang tidak sehat (misalnya terlalu banyak gula dapat meningkatkan jumlah cairan vagina yang membuat jamur tumbuh subur sehingga terkena infeksi jamur saat hamil)

Selain penyebab di atas, infeksi jamur yang dialami ibu hamil juga dipengaruhi oleh beberapa faktor penting, yakni:

  • Hormon progesteron selama hamil melunakkan membran lendir di area kelamin, aliran darah di area tersebut meningkat, serta keasaman cairan vagina yang berfungsi membunuh bakteri juga meningkat. Hal ini juga meningkatkan risiko ibu hamil mengalami infeksi jamur.
  • Kekurangan zat besi dan vitamin. Zat besi yang didapatkan dari makanan tidak lagi cukup, sehingga ibu hamil harus minum multivitamin dan suplemen zat besi untuk mengatasi hal ini.
    Sembelit dan masalah usus lainnya bisa memicu masalah infeksi jamur saat hamil.
  • Inflamasi di saluran kemih yag sering terjadi selama hamil juga bisa menjadi penyebab infeksi jamur
  • Jika infeksi jamur pada vagina Anda tidak disebabkan oleh kehamilan, Anda bisa merawatnya sendiri di rumah dengan obat-obatan yang bisa Anda beli tanpa resep dokter, seperti dengan mengoleskan krim antijamur (butoconazole, clotrimazole, miconazole, dan terconazole) di area bermasalah atau minum tablet antijamur fluconazole untuk mengatasi gejalanya dari dalam.

Jika Anda hamil, jangan sembarangan pakai obat untuk menangani infeksi Candida apapun tanpa membicarakannya dulu dengan dokter.

  • Tidak ada cara pasti untuk mencegah infeksi Candida. Tapi tindakan tertentu dapat mengurangi risiko Anda terkena infeksi jamur vagina. Satu hal yang paling mendasar dan wajib dilakukan adalah dengan memelihara kebersihan vagina yang baik. Jamur tumbuh subur di area lembap dan hangat, maka sebisa mungkin jaga vagina Anda tetap bersih dan kering.
  • Hindari mencuci vagina dengan sabun wangi yang dapat mengganggu keseimbangan pH vagina. Pada dasarnya vagina sudah punya cara sendiri untuk membersihkan diri dengan menjaga kadar pH serta koloni bakteri tetap seimbang. Karena itu, Anda cukup membasuh vagina dengan air hangat suam-suam kuku satu sampai dua kali sehari.
  • Untuk meringankan gejala bau tak sedap, gatal, keputihan, atau mencegah infeksi pada area vagina, Anda bisa menggunakan produk pembersih kewanitaan. Terutama selama menstruasi, saat di mana vagina sangat rentan terkena infeksi.
  • Pembersih antiseptik kewanitaan yang baik sepatutnya mengandung bahan aktif Povidone Iodine dan sama sekali tidak mengandung pewangi, parfum, atau zat sabun.

Mencegah infeksi jamur saat hamil

Metode pencegahan berikut ini bisa dilakukan saat Bunda mendapat perawatan untuk mencegah kondisi infeksi menjadi lebih buruk.

  • Menjaga kebersihan dengan lebih sering mencuci area kelamin untuk mneghilangkan rasa gatal
  • Pola makan sehat. Hindari atau batasi makanan manis dan pedas. Perbanyak konsumsi makanan mengandung susu, buah dan sayur
  • Hindari aktivitas fisik yang membuat Bunda banyak berkeringat dan juga terpapar panas
  • Selama masa perawatan, Bunda disarankan untuk tidak melakukan hubungan intim
  • Hindari stres berlebihan
  • Bila Anda mengalami infeksi jamur sebelum hamil, sebaiknya tunda promil dulu sampai infeksinya benar-benar sembuh
  • Selalu gunakan kondom saat berhubungan
  • Hindari menggunakan celana dalam yang sangat ketat dari bahan sintetis

Macam-Macam Jenis Penyakit Paru-Paru

admin No Comments
Macam-Macam Jenis Penyakit Paru-Paru

Macam-Macam Jenis Penyakit Paru-Paru

Paru-paru merupakan salah satu organ pernafasan yang sangat penting. Baik karena fungsinya maupun sebagai salah satu organ yang rentan terhadap berbagai penyakit. Dalam Sistem Ekskresi, paru-paru berfungsi untuk mengeluarkan karbondioksida (CO2) dan uap air (H2O). Dan sedangkan hidung berfungsi untuk menghirup oksigen (O2).

Didalam paru-paru terjadi proses pertukaran antara gas oksigen dan karbondioksida. Setelah membebaskan oksigen, sel-sel darah merah menangkap karbondioksida sebagai hasil metabolisme tubuh yang akan dibawa ke paru-paru. Di paru-paru karbondioksida dan uap air dilepaskan dan dikeluarkan dari paru-paru melalui hidung. Dan berikut ini merupakan macam-macam penyakit pada paru-paru. Disertai dengan penyebab, gejala dan cara pengobatannya.

1. Pneumonia (radang paru-paru)

Peradangan dari gelembung udara mikroskopik paru-paru yaitu alveolus dan saluran udara terkecil yaitu bronkiolus atau disebut pneumonia.

Pneumonia dapat timbul di berbagai daerah di paru-paru. Pneumonia lobar menyerang sebuah lobus atau potongan besar paru-paru. Pneumonia lobar adalah bentuk pneumonia yang mempengaruhi area yang luas dan terus-menerus dari lobus paru-paru. Selain itu, ada juga yang disebut bronkopneumonia yang menyerang seberkas jaringan di salah satu paru-paru atau keduanya.

Penyebab: Penyebab utama infeksi bakteri, sering kali dari jenis Streptococcus pneumoniae. Pneumonia dapat dipicu menjadi permasalahan sekunder oleh infeksi virus di saluran pernapasan atas, seperti flu. Penyebab lain meliputi berbagai jenis bakteri juga virus seperti influenza dan cacar air dan lebih jarang mikroorganisme seperti protozoa dan jamur.

Gejala: Gejala utama adalah batuk dengan dengan dahak berdarah, sesak napas, nyeri dada, dan demam tinggi dengan kesadaran menurun.

2. Tuberkulosis (TB)

Tuberkulosis atau disingkat TB merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi yang menyerang jaringan paru-paru.

Penyebab : Penyebab seseorang mengidap TB adalah bakteri mycobacterium tuberculosis. Sebagian besar orang memiliki mikroba TB di dalam tubuhnya, tapi mikroba ini hanya menyebabkan penyakit di beberapa orang saja, biasanya jika imunitas atau kekebalan tubuh orang itu menurun.

Gejala: Gejalanya meliputi demam dan batuk terus-menerus, nafsu makan menurun, dan tubuh yang melemah.

Pengobatan: Antibiotik yang diminum telah dapat menyembuhkan TB, tapi jumlah penderita penyakit ini terus meningkat sejak 1980-an. Hal ini sebagian disebabkan oleh timbulnya jenis bakteri baru yang kebal terhadap antibiotik dan sebagian juga akibat penyebaran HIV/AIDS yang menurunkan kekebalan seseorang.

3. Pneumotoraks

Pneumotoraks adalah penyakit yang terdapat di selaput paru atau yang disebut pleura.

Penyebab: Pneumotoraks terjadi jika satu atau kedua membran pleura tertembus dan udara masuk ke dalam rongga pleura menyebabkan paru-paru mengempis. Membran pleura dipisahkan oleh lapisan cairan pleura sangat tipis yang melumasi gerakan mereka. Keseimbangan tekanan antara dinding dada, lapisan pleura, dan jaringan paru-paru memungkinkan paru-paru “terisap” ke dalam dinding dada.

Pada pneumotoraks, udara masuk ke dalam rongga pleura. Keseimbangan tekanan pun berubah dan paru-paru mengempis. Jika lebih banyak udara yang masuk ke dalam rongga tapi tidak dapat keluar, tekanan di sekitar paru-paru semakin tinggi yang dapat mengancam jiwa.

Pneumotoraks spontan dapat terjadi akibat pecahnya alveolus yang membesar secara abnormal di permukaan paru-paru atau akibat kondisi paru-paru, seperti asma. Penyebab lain adalah patah tulang rusuk dan luka dada.

Gejala: Terjadinya penumotoraks memicu dada sesak, nyeri, dan sesak napas.

4. Sesak Nafas (Asma)

Asma adalah penyakit radang paru-paru yang menimbulkan serangan sesak napas dan mengi yang berulang. Asma merupakan salah satu kelainan paru-paru paling banyak dan bervariasi, menyerang satu dari empat anak di beberapa daerah.

Otot dinding saluran udara berkontraksi seperti kejang, menyebabkan saluran udara menyempit, sehingga terjadi serangan sesak napas. Penyempitan diperburuk oleh sekresi lendir yang berlebihan.

Sebagian besar kasus terjadi di masa kanak-kanak dan biasanya berkaitan dengan penyakit yang didasari oleh alergi seperti eksema dan keduanya mempunyai faktor penyakit turunan.

Penyebab: Asma disebabkan penyempitan saluran udara di dalam paru-paru. Pada sebagian besar anak, pemicu serangan adalah reaksi alergi terhadap benda asing, atau alergen, yang dapat berupa partikel kecil terhirup, seperti polen, jamur dari kotoran tungau debu rumah, dan partikel-partikel dari rambut atau bulu hewan. Kasus lain disebabkan oleh alergi makanan atau minuman, obat tertentu, stres, infeksi saluran napas, dan aktivitas berat dalam cuaca dingin.

Gejala: Serangan asma pada setiap orang berbeda-beda kondisinya. Beberapa orang mengalami serangan ringan yang jarang, ada yang cenderung menderita sesak napas berat yang mengancam jiwa dan beberapa penderita lain mendapat serangan yang bervariasi dan tak terduga setiap hari.

5. Penyakit Paru-Paru Obstruktif Kronis

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) mempunyai karakteristik keterbatasan jalan napas yang tidak sepenuhnya reversibel. PPOK adalah kelainan jangka panjang di mana terjadi kerusakan jaringan paru-paru secara progresif dengan sesak napas yang semakin berat. PPOK terutama meliputi bronkitis kronis dan emfisema, dua kelainan yang biasanya terjadi bersamaan.

Gejala: Gejala utama sesak napas, batuk, dan produksi sputum (riak). Sputum adalah bahan yang dikeluarkan dari paru, bronchus, dan trachea melalui mulut. Biasanya juga disebut dengan expectoratorian.

Penyebab: Udara masuk dan keluar dari paru-paru terhambat dan kemampuan paru-paru untuk mengambil oksigen untuk memenuhi kebutuhan normal tubuh berkurang. Sejauh ini faktor penyumbang terbesar risiko PPOK adalah merokok.