Keputihan yang berwarna Kuning

Keputihan yang berwarna Kuning

admin No Comments
Keputihan yang berwarna Kuning

Keputihan atau Fluor Albus merupakan sekresi vaginal pada wanita. Keputihan pada dasarnya dapat digolongkan menjadi dua golongan yaitu keputihan normal (fisiologis) dan keputihan abnormal (patologis). keputihan fisiologis adalah keputihan yang biasanya terjadi setiap bulannya, biasanya muncul menjelang menstruasi atau sesudah menstruasi ataupun masa subur. Keputihan patologis dapat disebabkan oleh infeksi biasanya disertai dengan rasa gatal di dalam vagina dan di sekitar bibir vagina bagian luar. Yang sering menimbulkan keputihan ini antara lain bakteri, virus, jamur atau juga parasit. Infeksi ini dapat menjalar dan menimbulkan peradangan ke saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa pedih saat si penderita buang air kecil.

Kondisi yang Harus Diwaspadai

Keputihan berwarna kuning, tergolong tidak normal. Kemungkinan disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

  • Gonore.

Penyakit menular seksual yang ditandai dengan keputihan berwarna kuning atau pun keruh bisa jadi disebabkan gonore. Gonore juga dapat disertai perdarahan di luar siklus menstruasi, nyeri panggul, nyeri saat buang air kecil, dan inkontinensia urine (tidak dapat menahan buang air kecil).

  • Trikomoniasis.

Kondisi ini memungkinkan keputihan berwarna kuning atau hijau kekuningan dan berbusa. Gejala lain dari penyakit menular seksual ini biasanya disertai dengan bau tak sedap serta rasa nyeri pada vagina, dan gatal atau nyeri saat buang air kecil.

  • Bakteri vanginosis.

Kondisi ini memungkinkan keputihan berwarna kuning atau putih dan abu-abu yang berbau amis. Penderitanya juga kemungkinan merasa gatal dan perih di area kemaluan. Selain itu, daerah di sekitar vulva atau vagina juga tampak kemerahan dan membengkak.

  • Infeksi jamur.

Infeksi jamur dapat menyebabkan keputihan berwarna kuning pucat seperti keju atau berwarna putih dengan konsistensi lebih padat. Kemungkinan disertai rasa gatal, nyeri dan pembengkakan di sekitar vulva, dan juga rasa sakit saat melakukan hubungan seksual.

Untuk mengatasi keputihan berwarna kuning, tergantung dari penyebabnya. Infeksi jamur umumnya diobati dengan obat-obatan antijamur dalam bentuk krim atau gel yang dioleskan ke dalam vagina atau obat antijamur yang dimasukkan ke dalam vagina. Misalnya, nystatin, clotrimazole, miconazole dan terconazole.

Sedangkan pengobatan keputihan akibat bakterial vaginosis dan trikomoniasis hampir serupa yaitu menggunakan antibiotik metronidazole atau tinidazole yang dikonsumsi secara oral dan krim clindamycin krim yang dioles pada vagina.

Keputihan berwarna kuning yang disebabkan gonore membutuhkan pengobatan menggunakan antibiotik. Kemungkinan antibiotik yang akan diberikan adalah ceftriaxone dapat diberikan melalui suntikan ataupun cefixime yang dikonsumsi secara oral.

Untuk mengobati keputihan berwarna kuning yang disebabkan penyakit menular seksual, tidak hanya penderitanya yang perlu mendapat pengobatan, pasangan seksual penderitanya juga perlu diobati agar tidak terjadi penularan berulang.

Tips Mencegah Keputihan

  • Untuk membersihkan vagina, cukup dibasuh dengan air hangat secara teratur.
  • Jika perlu, cuci dengan sabun yang lembut. Hindari penggunaan sabun dengan tambahan pengharum, produk pembersih khusus vagina, dan produk semprotan khusus wanita.
  • Hindari terlalu banyak paparan dari busa sabun mandi.
  • Keringkan dengan mengelap dari bagian depan ke belakang (dari vagina ke anus), guna mencegah berpindahnya bakteri dari anus ke vagina yang dapat menyebabkan infeksi.
  • Gunakan pakaian dalam dari bahan katun.
  • Pilih celana yang tidak ketat.
  • Hindari perilaku seks berisiko, seperti berhubungan seks tanpa pengaman atau memiliki lebih dari satu pasangan seksual.

Dampak Buruk Alkohol Pada Kesehatan Gigi dan Mulut

admin No Comments
Dampak Buruk Alkohol Pada Kesehatan Gigi dan Mulut

Bagi anda yang memiliki kebiasaan mengkonsumsi minuman alkohol baik sedikit atau banyak, bukan hanya berdampak buruk bagi kesahatan hati saja, namun keseringan mengkonsumsi alkohol juga berdampak pada kesehatan mulut kita.

Dilansir dari NBC News, para ahli New York University mengadakan survei kesehatan mulut pada 270 orang yang memiliki kebiasaan minum minuman beralkohol, baik itu peminum berat maupun sedang.

Hasilnya menunjukkan bahwa peminum sedang atau berat bisa terkena penyakit kronis di kemudian hari. Berbagai jenis penyakit tersebut adalah kanker, penyakit jantung, dan penyakit hati. Bukan hanya itu saja, mereka juga berisiko ompong dan terkena penyakit gusi. minuman beralkohol memberikan efek buruk pada mikrobioma di mulut.

Mikrobioma adalah kumpulan mikroorganisme seperti bakteri, jamur, dan virus yang hidup di dalam tubuh manusia. Tidak semua mikroorganisme itu buruk. Ada beberapa di antaranya yang dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu mencerna makanan dan melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Jadi, mikroorganisme inilah yang dikenal dengan mikrobioma bakteri baik.

Bakteri baik di mulut ―salah satunya Lactobacillales― bekerja secara terus menerus dalam memproduksi protein yang bisa menekan pertumbuhan bakteri jahat. Sayangnya, ketika seseorang mengonsumsi alkohol, akan ada reaksi yang bisa melemahkan pertahanan bakteri baik sehingga keseimbangan bakteri baik di dalam mulut bisa terganggu.

Semakin sering minuman alkohol dikonsumsi, jumlah Lactobacillales akan semakin sedikit. Sebagai gantinya, berbagai jenis bakteri jahat seperti Actinomyces, Leptotrichia, Cardiobacterium, dan Neisseria menjadi lebih banyak. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai masalah pada mulut dan gigi.

Efek minum alkohol yang paling ringan adalah mulut kering dan bau mulut. Bakteri baik ikut berperan penting pada air liur. Selain menjaga kelembapan mulut, bakteri yang ada pada air liur juga mencegah bakteri jahat menghasilkan sulfur anaerobik ―yaitu zat yang menyebabkan bau mulut.

Untuk itu menjaga kesehatan mulut dan gigi dan melakukan pemeriksaan ke Dokter gigi secara teratur akan membantu mencegah penyakit di mulut anda selain anda mulai berhenti mengkonsumsi alkohol.

Cara mengatasi Sariawan di Lidah

admin No Comments
Cara mengatasi Sariawan di Lidah

Sariawan adalah luka kecil dan dangkal yang muncul pada jaringan lunak pada mulut atau pada dasar gusi. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit dan mempersulit makan dan berbicara. Sariawan tidak menular dan dapat muncul satu atau beberapa. Sariawan sering disebut juga dengan aphthous ulcer, aphthous stomatitis, canker sores, atau mouth ulcer.

Siapapun dapat mengalami sariawan. Namun kondisi ini lebih sering terjadi pada remaja dan dewasa muda, serta wanita. sariawan yang kompleks jarang ditemui namun orang dengan sejarah sariawan rentan terhadap sariawan yang parah.

Penyebab sariawan tidak diketahui, namun beberapa ahli menduga gangguan sistem imun, bakteri, atau virus dapat mempengaruhi. Pada beberapa kasus, trauma pada jaringan lunak mulut dapat menyebabkan sariawan.

Penggunaan Obat Anti jamur untuk Sariawan di Lidah

Umumnya sariawan yang bukan disebabkan oleh infeksi jamur dapat membaik sendiri dalam waktu beberapa hari hingga 2 minggu. Namun jika sariawan di mulut disebabkan oleh infeksi jamur, maka akan diperlukan obat antijamur untuk menghentikan pertumbuhan jamur. Obat tersebut bisa dalam bentuk tablet dan obat cair.

Salah satu pilihan obat sariawan di mulut yaitu obat antijamur clomatrizole, dalam bentuk tablet kunyah yang dibiarkan larut dalam mulut. Selain itu, ada pula obat antijamur nystatin. Obat ini digunakan seperti obat kumur yang dibiarkan di dalam mulut beberapa waktu kemudian ditelan.

Beberapa cara perawatan sariawan di lidah secara mandiri di rumah berikut ini dapat dilakukan sendiri di rumah untuk membantu meringankan rasa sakit akibat sariawan di lidah, caranya:

  • Menyikat gigi dua kali sehari

Hal ini dilakukan untuk menjaga kebersihan mulut. Jika perlu, gunakan benang gigi atau dental floss satu kali setiap hari. Sering-seringlah mengganti sikat gigi saat terkena infeksi jamur. Hindari berbagi pakai sikat gigi dengan orang lain, meskipun kerabat atau pasangan sendiri.

  • Jangan gunakan obat kumur atau spray

Hal ini untuk menghindari pertumbuhan flora normal mulut, kecuali direkomendasikan oleh dokter untuk mengatasi kondisi tertentu.

  • Berkumur dengan air garam

Campurkan 1/2 sendok teh garam dalam satu cangkir air hangat. Kemudian berkumur beberapa saat dan buang. Anda dapat berkumur
dengan air garam beberapa kali dalam sehari.

  • Perbanyak minum air putih

Jika sariawan terasa sakit saat Anda minum, maka gunakan sedotan.

  • Pilih makanan yang tidak perlu banyak dikunyah

Misalnya, makanan lembut, agar-agar, dan es krim.

  • Yoghurt tanpa pemanis

Untuk mengembalikan tingkat bakteri baik dalam tubuh, konsumsilah yoghurt tanpa pemanis yang mengandung Lactobacillus acidophilus, atau dapat juga diminum dalam bentuk kapsul.

  • Batasi asupan gula dan produk yang mengandung ragi

Seperti roti, bir, serta wine yang dapat mendorong perkembangan jamur.

Mengatasi Gatal pada Selangkangan

admin No Comments
Mengatasi Gatal pada Selangkangan

Bagian Selangkangan merupakan bagian tubuh yang tersembunyi dan lembab, daerah tersebut rawan akan terjangkit penyakit kulit. Gatal di selangkangan atau yang disebut juga tinea cruris, biasanya disebabkan oleh infeksi jamur tinea. Jamur ini tumbuh subur di daerah tubuh yang hangat dan lembap, misalnya di lipatan paha bagian dalam (selangkangan), alat kelamin, dan bokong.

Pengobatan keluhan gatal di selangkangan disesuaikan dengan penyebabnya. Obat gatal di selangkangan yang ringan tersedia dalam berbagi jenis, mulai dari obat salep, krim, atau bedak antijamur untuk tinea cruris yang dijual bebas di apotek atau toko obat terdekat. Obatnya yaitu miconazole, naftifine, clotrimazole, ketoconazole, atau oxiconazole. Cara menggunakan salep atau krim antijamur pada ruam yaitu bersihkan dan keringkan kulit, oleskan obat pada lesi hingga 1-2 cm melebihi tepi lesi terutama pada lesi ruam yang terdapat lepuhan. Penggunaan obat kortikosteroid pada infeksi jamur kulit perlu dikonsultasikan dengan dokter.

Selain menggunakan obat, ada juga perawatan sederhana tambahan yang harus dilakukan guna meredakan atau menghilangkan gatal di selangkangan, yaitu:

  • Bersihkan area selangkangan yang gatal dengan sabun dan air, setidaknya 2-3 kali sehari. Kemudian keringkan dengan handuk bersih. Pilih sabun yang tidak mengandung bahan iritan.
  • Jangan gunakan handuk yang sama untuk mengeringkan bagian tubuh yang lain.
  • Ganti pakaian, terutama celana dalam, setiap hari.
  • Jaga agar kulit di area selangkangan, alias pangkal paha, tetap bersih dan kering.
  • Pakailah pakaian yang longgar, jangan yang mudah menggesek dan menyentuh daerah yang terinfeksi.
  • Disarankan untuk menggunakan pakaian, terutama celana dalam, yang terbuat dari katun 100%.
  • Jangan menggunakan deterjen yang kuat, pelembut pakaian, atau pemutih pakaian untuk mencegah iritasi yang dapat memperberat keluhan gatal.
  • Jika area selangkangan yang gatal berkeringat, segera keringkan.
  • Jika ada infeksi bakteri lain, segera obati. Tanda infeksi bakteri yaitu jika tumbuh bisul bernanah, kulit bengkak dan nyeri, atau terdapat ruam yang berkerak karena nanah yang mengering pada kulit.
  • Jangan menggaruk ruam karena jamur dapat berpindah ke bagian tubuh lain. Garukan pada lesi juga dapat menyebabkan luka sehingga gatal menjadi sulit sembuh dan berisiko menimbulkan infeksi sekunder.

Penyakit Kulit yang sering menyerang Orang Dewasa

admin No Comments
Penyakit Kulit yang sering menyerang Orang Dewasa

Penyakit kulit adalah penyakit infeksi yang umum, terjadi pada orang orang dari segala usia. Gangguan pada kulit sering terjadi karena ada faktor peyebabnya, Antara lain yaitu iklim, lingkungan, tempat tinggal, kebiasaan hidup kurang sehat, alergi dan lain lain.

Banyak penyakit kulit yang menjangkiti daerah yang mudah terlihat oleh orang lain. Ada beberapa penyakit kulit yang paling sering menyerang atau diderita oleh orang dewasa, berikut ini contoh beberapa penyakit tersebut :

  • Herpes zoster

Salah satu penyakit kulit yang biasa menjangkiti orang dewasa adalah herpes zoster. Salah satu tanda penyakit ini adalah adanya ruam tidak rata berukuran kecil yang bisa melepuh. Kulit yang terjangkit penyakit ini akan terasa perih, gatal, atau sangat sensitif. Daerah yang paling sering menderita herpes zoster adalah pada badan atau bokong. Meski begitu, masih ada kemungkinan bahwa penyakit ini bisa muncul di bagian tubuh manapun.

Untuk mengobati penyakit herpes zoster, bisa dilakukan dengan pemberian krim antivirus, steroid, atau antidepresan.

Pada umumnya, seseorang akan terkena penyakit ini selama sekitar dua minggu. Meski begitu, rasa sakit, mati rasa, dan gatal-gatal mungkin masih akan terasa hingga waktu yang lebih lama, mulai dari berbulan-bulan hingga seumur hidup. Oleh karena itu, penting untuk menangani kondisi ini sedari dini agar nyeri yang dirasakan tidak menetap.

  • Urtikaria

Penyakit kulit lain yang umum diderita adalah urtikaria atau yang dikenal dengan istilah biduran. Ciri-ciri penyakit ini biasanya ditandai dengan munculnya rasa gatal-gatal, bilur-bilur, atau ruam yang menjengkelkan. Gangguan kulit ini mungkin muncul di salah satu bagian tubuh atau bisa tersebar di area tubuh yang lebih luas.

Biasanya urtikaria akan sembuh dalam beberapa hari meski tanpa menjalani pengobatan. Antihistamin mungkin diperlukan, terutama ketika rasa gatal yang menyerang menjadikan penderita merasa tidak nyaman. Jika gejala yang muncul akibat urtikaria tidak hilang dalam waktu lebih dari 48 jam, menghubungi dokter adalah langkah yang sebaiknya dilakukan.

  • Psoriasis

Orang dewasa juga sering terkena penyakit kulit berupa bercak merah bersisik yang biasa disebut dengan nama psoriasis. Bercak ini umumnya muncul di daerah siku, lutut, dan punggung bagian bawah. Penyakit ini bisa menimbulkan rasa gatal atau sakit di kulit yang terkena.

Meski sebagian orang merasakan efek dari proriasis tidak signifikan, namun sebagian penderita lainnya menganggap penyakit kulit ini mengganggu aktivitas mereka. Untuk meringankan gejala yang muncul, beberapa pengobatan yang bisa dilakukan adalah dengan pemberian krim, salep, terapi cahaya, injeksi obat, atau obat oral. Jika penyakit ini masih dalam tahap wajar, maka bisa ditangani melalui konsultasi dengan dokter umum. Namun pada kondisi yang sudah parah, pengobatan biasanya dilakukan oleh dokter spesialis kulit.

  • Eksim

Penyakit kulit yang kerap diderita oleh orang dewasa adalah eksim. Ini adalah gangguan kulit yang ditandai dengan munculnya bercak-bercak yang meradang dan menimbulkan rasa gatal. Kondisi ini juga biasa dikenal dengan sebutan dermatitis atopik. Biasanya, kondisi ini menyerang sisi dalam dari siku atau daerah belakang lutut remaja atau orang dewasa.

Penyebab penyakit kulit yang satu ini belum sepenuhnya bisa dimengerti oleh para ahli medis, namun kuat dugaan bahwa hal ini terkait dengan sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif. Guna menyembuhkan penyakit ini, banyak cara dilakukan mulai dari memberikan obat-obatan, melakukan terapi menggunakan cahaya, hingga mengubah gaya hidup.

  • Rosacea

Rosacea merupakan penyakit kulit yang ditandai dengan peradangan kronis pada daerah wajah. Rosacea mirip dengan jerawat yang biasa menimpa remaja, namun diderita orang dewasa. Peradangan tersebut bisa berwujud:

Kemerahan
Melebarnya pembuluh darah
Benjolan kecil (papula)
Bintik-bintik kecil berisi nanah (pustula)
Kemunculan jaringan ikat pada hidung yang berlebihan
Tanda kemerahan pada penyakit kulit yang satu ini merupakan tanda bahwa orang tersebut memiliki gejala awal sensitivitas terhadap bahan kimia tertentu yang dapat menyebabkan inflamasi. Untuk mengendalikan gangguan ini, biasanya dokter akan memberi pengobatan topikal atau pengobatan oral.

Penyakit yang mengincar di dalam Kereta Komuter

admin No Comments
Penyakit yang mengincar di dalam Kereta Komuter

Penyakit bisa dimana saja munculnya, terdapat sebuah penelitian di Hong Kong mengungkapkan bahwa mikroba yang dapat “menumpulkan” obat antibiotik juga ditemukan di dalam kereta komuter, demikian dilansir Newsweek.

Itu sebabnya tim ilmuwan di Universitas Hong Kong ingin lebih memahami bagaimana patogen berbahaya “bepergian” dari kota ke kota dan menyebar. Mereka mempelajari sistem kereta metro di Hong Kong untuk mengamati bagaimana mikroba melakukan perjalanan di lingkungan perkotaan.

Selama studi, para peneliti mengirim sukarelawan untuk bepergian dengan kereta bawah tanah saat jam sibuk pada pagi dan malam hari. Tujuannya adalah untuk mengambil sampel kulit mereka setelah melakukan perjalanan. Para peneliti ingin menyelidiki bakteri apa yang mampu berpindah tangan secara mudah dari setiap penumpang.

Mayoritas mikroba dalam komuter relatif tidak berbahaya, tetapi beberapa patogen lain yang lebih ganas juga ditemukan. Penyebaran ini terjadi secara masif pada pagi hari, sementara jam-jam senggang seperti siang dan sore cenderung turun.

Mencegah penyakit yang disebabkan bakteri

Terdapat sejumlah cara untuk menjaga diri dari penyebaran bakteri penyebab penyakit. Vaksinasi penting untuk mencegah infeksi serius, dan tergolong aman serta efektif. Selain itu, berdasarkan anjuran Harvard Health Publishing, lakukan kiat-kiat sebagai berikut:

> Menanamkan kebiasaan mencuci tangan dengan baik. Lakukan setelah dari toilet, sebelum menyiapkan dan makan makanan, setelah bermain dengan hewan peliharaan, dan sebagainya. Pastikan untuk membilas tangan di bawah air mengalir.
> Tutup mulut dan hidung dengan tisu ketika batuk atau bersin, lalu buang. Jika tak ada tisu, arahkan batuk atau bersin ke bagian dalam siku atau lengan atas.
> Jika Anda memiliki luka, tutupi dengan perban hingga sembuh.
> Jangan berbagi piring, gelas, atau peralatan makan.
> Hindari kontak langsung dengan tisu, sapu tangan, atau benda serupa yang sebelumnya digunakan oleh orang lain.

Bahaya Karang Gigi menumpuk

admin No Comments
Bahaya Karang Gigi menumpuk

Karang Gigi – Masalah gigi bisa menjadi masalah besar untuk kesehatan kita, banyak orang yang masih menganggap remeh mengenai karang gigi. Padahal karang gigi dpat memicu penyakit yang merugikan kesehatan kita.

Karang gigi adalah penumpukan plak yang mengandung bakteri yang berasal dari sisa-sisa makanan dan menempel di permukaan gigi, kemudian lama-kelamaan akan mengeras karena mengalami mineralisasi. Semakin lama dibiarkan, karang gigi dapat menumpuk hingga menutupi seluruh permukaan gigi.

Berikut dampak yang dapat disebabkan oleh karang gigi, yaitu:

. Gigi goyang
Karang gigi yang menumpuk akan memicu peradangan pada gusi yang disebut gingivitis. Peradangan yang semakin parah dapat menyebabkan gusi menjadi mudah berdarah.

Gingivitis yang tidak segera ditangani akan menjadi periodontitis, Pada kondisi ini peradangan sudah menjalar hingga ke tulang penyangga gigi dan dapat menyebabkan gigi goyang.

. Bau mulut (halitosis)
Salah satu pencetus terjadinya bau mulut adalah penumpukan karang gigi. Hal ini terjadi karena endapan sisa-sisa makanan yang tidak tersikat saat menggosok gigi sehingga terjadi pembusukan di dalam mulut.

. Penyakit jantung
Membersihkan karang gigi bukan hanya berdampak pada kesehatan gigi, tetapi dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung karena mengurangi pertumbuhan bakteri yang menyebabkan peradangan.

. Diabetes
Peradangan pada gusi lebih rentan terjadi pada penderita diabetes. Oleh karena itu, penderita diabetes harus rajin merawat kebersihan gigi dan mulut agar tidak memperburuk keadaan.

Penyebab karang gigi
Faktor-faktor yang dapat menyebabkan timbulnya karang gigi, antara lain kurangnya menjaga kebersihan gigi dan mulut, menyikat gigi yang kurang tepat, serta kondisi air liur. PH air liur yang tinggi dapat mempercepat terbentuknya karang gigi.

Gigi yang tidak rapi, atau berjejal, juga dapat memicu timbulnya karang gigi karena terdapat daerah yang sulit untuk dijangkau oleh sikat gigi. Mengunyah hanya pada sisi karena kebiasaan atau terdapat gigi yang berlubang dapat juga menimbulkan timbunan karang gigi.

Untuk mencegah terjadinya penumpukan gigi, sebaiknya kita melakukan gosok gigi secara teratur, dua kali sehari, dan cara mebgosok gigi dengan cara tepat.

Kenapa Anda Mual Saat Olah Raga

admin No Comments
Kenapa Anda Mual Saat Olah Raga

Pernakah anda merasa mual ketika berolah raga?. Ada dua hal yang memicu terjadinya hal tersebut : pertama, bisa jadi anda kekurangan cairan pada saat berolah raga. kedua : pada saat itu anda berada dalam posisi perut yang kenyang.

“Hal ini harus dipahami bahwa pada saat tubuh melakukan aktivitas berat seperti olahraga, maka otot akan meminta lebih banyak asupan darah yang kaya oksigen. Tak ayal, tubuh pun mengutamakan asupan darah ke otot. Akibatnya bagian lain misalnya pencernaan biasanya terabaikan,” ujar dr. Resthie.

Tips anti mual saat olahraga

1. Hindari terlalu banyak konsumsi gula
Sebelum berolahraga Anda disarankan untuk tidak mengonsumsi terlalu banyak gula atau karbohidrat. Pasalnya tubuh akan memerlukan waktu yang sangat lama untuk mencernanya, sehingga timbul rasa mual.

2. Sediakan selalu air putih
Cara ini untuk mencegah Anda terkena dehidrasi. Dehidrasi menjadi penyebab mual paling sering ketika berolahraga. Selain itu, menurut dr. Alvin Nursalim dari KlikDokter, dehidrasi atau kekurangan cairan juga bisa menyebabkan keluhan pusing, sakit kepala, keringat dingin, dan berdebar-debar usai olahraga.

3. Lakukan pemanasan
Sebelum mulai berolahraga, pastikan Anda melakukan gerakan pemanasan yang baik untuk menghindari cedera otot.

4. Perhatikan gerakan saat berolahraga
Jangan terlalu cepat mengubah posisi, misalnya dari berdiri menjadi duduk atau berbaring. Perubahan terlalu cepat dapat menyebabkan tekanan darah turun tiba-tiba.

Mencegah dehidrasi yang bisa mengakibatkan mual saat olahraga, paling mudah adalah dengan selalu membawa minum air putih seperti yang dianjurkan dr. Resthie di atas. Saat haus, Anda bisa langsung meminumnya untuk menghindari tubuh kekurang cairan di tengah berolahraga.

Jika dalam melakukan olah raga anda sudah memperhatikan hal-hal diatas, namun saja masih mengalami gejala mual, segera lakukan konsultasi ke dokter ahli agar segera mengetahui penyebab dan mendapatkan penanganan secepatnya.

Penyakit yang gampang tertular ketika anda berada di Keramaian

admin No Comments
Penyakit yang gampang tertular ketika anda berada di Keramaian

Kadang kita senang sekali melakukan kegiata yang berhubungan dengan orang banyak atau melakukan kegiatan dalam sebuah keramaian. salah satu contoh kegiatannya Car Free Day (CFD), banyak sekali orang yang melakukan pada CFD. Perlu anda ketahui bahwa apa yang kita lakukan seperti olah raga,berjalan, dsbnya ternyata menyimpan potensi tertular beberapa penyakit. Berikut beberapa penyakit yang mungkin saja menular ketika anda melakukan kegiatan pada keramaian.

*  Influenza
Influenza atau flu adalah penyakit saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus. Organisme berbahaya ini dapat menyerang hidung, tenggorok, hingga paru.

Gejala umum yang terjadi akibat influenza adalah batuk, pilek, nyeri tenggorok, dan demam. Penyakit ini bisa menular melalui percikan liur (droplet) yang bisa diembuskan ke udara saat batuk, bersin, maupun berbicara.

*  Campak
Campak merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Paramyxovirus. Penyakit ini memberikan gejala berupa demam, batuk kering, hidung berair, radang konjungtiva (konjungtivitis), bercak putih di dalam mulut, dan bercak-bercak merah di kulit.

Penyakit campak sangat mudah ditularkan melalui percikan liur (droplet) yang berasal dari batuk, bersin, ataupun saat berbicara. Droplet dapat hinggap di suatu benda dan bertahan selama beberapa jam sebelum akhirnya hinggap di hidung, mulut, ataupun mata seseorang

*  Cacar air
Cacar air merupakan penyakit yang disebabkan infeksi virus varicella zoster. Penyakit ini menimbulkan gejala khas berupa bercak merah berair (lenting) yang terasa gatal. Gejala lainnya, yaitu demam, kurang nafsu makan, sakit kepala, dan perasaan lemas.

Cacar air sangatlah menular. Penularan penyakit ini sangat cepat, yakni melalui kontak langsung dengan bercak merah penderita ataupun percikan liur (droplet) yang tersebar dari batuk maupun bersin. Kualitas udara saat car free day yang tidak terkontrol dan kondisi yang begitu ramai bisa menjadi risiko Anda tertular penyakit ini.

* Demam tifoid
Demam tifoid atau tifus merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi. Gejala yang umum dijumpai adalah demam tinggi, sakit kepala, nyeri perut, diare atau konstipasi (sembelit).

Penularan penyakit ini biasanya terjadi saat seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung bakteri salmonella. Tangan atau benda yang terkontaminasi dapat menjadi media bakteri salmonella untuk masuk ke dalam mulut

* Hepatitis A
Penyakit yang terjadi akibat infeksi virus hepatitis A ini menyerang organ liver. Hepatitis A menimbulkan reaksi peradangan pada penderitanya, sehingga otomatis fungsi organ liver akan mengalami gangguan.

Gejala yang timbul akibat hepatitis A meliputi lemas, mual atau muntah tiba-tiba, nyeri perut (terutama bagian kanan atas), kurang nafsu makan, demam ringan, urine berwarna gelap, nyeri sendi, dan kulit berwarna kuning.

Beda Campak pada Anak dan Orang Dewasa

admin No Comments
Beda Campak pada Anak dan Orang Dewasa

Campak merupakan salah satu penyakit yang muncul dari penyebaran virus Paramiksovirus. Penyakit ini masih sering muncul di Indonesia, Indonesia sendiri berusaha dan mengharapkan pada 2020 akan tercapai target Indonesia bebas Campak.

Berikut ini Tanda-tanda penyakit campak secara umumu :

. Penderita mengalami demam tinggi. Kondisi demam ini pada umumnya muncul sekitar 10 – 12 hari setelah terpapar virus campak.
. Penderita juga mengalami gangguan di saluran pernapasan, seperti batuk dan pilek.
. Kondisi mata penderita biasanya akan kemerahan dan berair.
. Bercak putih di dalam rongga mulut biasanya juga dialami oleh penderita campak.
. Ruam kemerahan yang muncul dari area wajah dan leher bagian atas, biasanya setelah itu akan muncul pada bagian tubuh lainnya seperti badan, punggung tangan dan kaki.

Campak yang terjadi pada orang dewasa biasanya terjadi karena saat usia dini mereka belum mendapatkan vaksin campak. Komplikasi yang sering terjadi saat penyakit campak yang dialami oleh orang dewasa, antara lain:

. Diare
. Pneumonia (paru – paru basah)
. Diare
. Ensephalitis (peradangan pada otak)
. Kejang
. Kematian

Campak menyebar disebabkan oleh virus membuat penularannya mudah terjadi kepada orang lain. Virus campak terdapat di dalam percikan cairan yang dikeluarkan oleh penderita saat mereka batuk dan bersin.

Virus campak ini dapat juga bertahan di permukaan benda selama beberapa jam. Seseorang baru dapat tertular saat menghirup percikan cairan penderita lain setelah bersin dan batuk. Selain itu penularan juga dapat terjadi saat seseorang menyentuh benda yang terkena percikan virus campak, lalu menyentuhkan tangannya ke hidung atau mulut.

Campak bisa menyerang siapa saja tanpa ada batasan usia, baik anak-anak dan orang dewasa semuanya bisa terkena, namun dampak yang diakibatkan bagi orang dewasa menkimbulkan gejal dan komplikasi yang lebih berat dari anak-anak.

Komplikasi di atas juga dapat terjadi pada kelompok usia anak-anak yang memiliki gizi buruk dan orang dewasa yang memiliki kekebalan tubuh yang rendah. Biasanya orang dewas yang mengalami campak adalah penderita AIDS, penderita kanker yang menjalani kemoterapi atau penderita penyakit kronis.

Pengobatan campak sendiri sebenarnya akan terjadi secara alami karena sistem kekebalan tubuh akan melawan infeksi virus ini dengan sendiri. Namun jika sudah terjadi komplikasi maka perawatan lanjutan di rumah sakit akan dibutuhkan.

Agar seseorang tidak mengalami komplikasi penyakit campak di usia dewasa, pastikan seluruh anggota keluarga Anda sudah diberikan vaksin campak dan MMR sejak dini. Vaksin campak diberikan di usia 9 bulan, 2 tahun dan 6 tahun, sedangkan vaksin MMR adalah vaksin gabungan untuk penderita campak, gondongan ,dan campak jerman diberikan sebanyak dua kali pada saat berusia 13 bulan dan usia 5 – 6 tahun.

Bagi anda yang mempunyai balita yang belum diberikan vaksin campak untuk segera melakukan vaksin ini kepada anak anak anda. Semoga target pemerintah pada 2020 tercapai dan Indonesia menjadi bebas dari Campak.